Martunis Aceh, Anak Angkat Ronaldo, Mulai Betah di Portugal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Profil Martunis. mirror.co.uk

    Profil Martunis. mirror.co.uk

    TEMPO.COBanda Aceh - Martunis, 18 tahun, yang selamat dari amukan tsunami di Aceh pada 2004, kini telah berada di Portugal untuk berlatih dan sekolah sepak bola. Keluarganya berharap dia terus berjuang meraih cita-citanya.

    “Saya pesankan ke dia saat ditelepon agar jangan main-main, karena semua bisa malu, juga Indonesia,” kata Sarbini, ayah Martunis, kepada Tempo, Selasa, 7 Juli 2015.

    Menurut Sarbini, sejak anaknya berangkat ke Portugal atas undangan berlatih dan sekolah di Sporting Lisbon pada 28 Juni 2015, Martunis sudah dua kali menghubunginya. Pertama, setelah Martunis dua hari berada di asrama akademi. “Dia menelepon, katanya rindu ayah dan adik-adik. Waktu itu, dia bilang belum dikenalkan dengan kawan-kawan,” ucap Sarbini.

    Beberapa hari kemudian, Martunis menelepon lagi. Suaranya lebih ceria. Dia bercerita bahwa banyak kawannya di sana. Martunis menanyakan tentang kampungnya dan lingkungan sekitar. Dalam dua kali pembicaraan lewat telepon, Sarbini berpesan kepada anaknya agar serius dalam menjalani latihan dan sekolah.

    Kasus Angeline:

    Kasus Angeline: Pria Australia Ini Dikecoh Putri Margriet
    Merasa Dikecoh Putri Magriet, Ini Sosok Christopher Burns

    Sarbini dan Martunis selama ini tinggal di Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. Rumahnya sederhana, rumah bantuan tsunami yang letaknya persis di bekas rumah dulu yang hanyut dibawa gelombang raya pada 24 Desember 2004. “Ini sudah saya tambah pembangunan sedikit,” tutur Sarbini.

    Martunis berangkat ke Portugal dengan difasilitasi Kedutaan Besar Portugal di Jakarta untuk menggapai keinginannya berlatih di klub yang membesarkan Cristiano Ronaldo tersebut.

    Kedekatan Martunis dengan Portugal berawal dari musibah tsunami Aceh pada 26 Desember 2004. Martunis selamat dari tsunami setelah terkatung-katung di laut selama 19 hari dengan baju seragam tim nasional sepak bola Portugal. 

    Martunis ditemukan warga dan diserahkan kepada salah satu reporter televisi Inggris. Gambarnya kemudian menghebohkan dunia. Portugal pun menaruh simpati dan membantunya.

    ADI WARSIDI

    Baca juga:
    Heboh Ada Klorin di Pembalut Wanita: Ini Daftar & Bahayanya


    Rupanya Ada Klorin di Pembalut Wanita Berbagai Merek


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.