Dihabisi Liverpool: Inilah 3 Hal yang Bikin Mourinho Hancur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Chelsea, Jose Mourinho, di pertandingan Barclays Premier League antara Newcastle United dan Chelsea di St James 'Park, Newcastle upon Tyne, Inggris, 6 Desember 2014. Stu Forster/Getty Images

    Manajer Chelsea, Jose Mourinho, di pertandingan Barclays Premier League antara Newcastle United dan Chelsea di St James 'Park, Newcastle upon Tyne, Inggris, 6 Desember 2014. Stu Forster/Getty Images

    TEMPO.CO, London—Enam kali kalah dalam 11 pertandingan pertama Liga Inggris  merupakan prestasi terburuk Jose Mourinho selama menangani Chelsea.  Bayangkan,  juara bertahan ini sekarang  berada di urutan  15 dengan  hanya mengantongi 11 poin.  Posisi Chelsea di bawah tim seperti Stoke dan Swansea yang memiliki  angka lebih banyak.

    Kenapa Chelsea  kini jadi rapuh?  Pertanyaan ini absah lantaran hampir semua media Inggris  sebelumnya memprediksi tim ini masih bisa menjuarai  Liga Premier musim 2015-2016.  Pakar-pakar media sekelas Guardian juga termasuk yang mengunggulkan Chelsea. 

    Baca juga:
    Duh Chelsea, 'The Sinking Bus': Mourinho Dipecat Pagi Ini?  
    Disikat Liverpool 1-3, Mourinho Kualat pada Wanita Cantik Ini

    Tapi prediksi ini jelas akan meleset karena posisi Chelsea sekarang jauh di bawah--terpaut 14 angka dari pemimpin klasemen Manchester City. Target Chelsea yang paling realistis sekarang adalah masuk empat besar atau zona Liga Champions, kendati hal ini juga tidak mudah. Setidaknya, ada tiga hal yang membuat  Jose Mouriho  dan Chelsea  remuk  kali ini.

    1. Pertahanan yang amat rapuh
    Saat dihajar Liverpool 1-3,  sebetulnya Chelsea sudah unggul lebih dulu 1-0 lewat gol  cepat Ramirez pada menit ke-4. Selanjutnya tim Mourinho memilih banyak bertahan.  Mungkin Mourinho lupa, barisan pertahanan Chelsea—John Terry, Chalil, Azpilicueta, Zouma—tidak begitu solid.  Taktik ini dibayar mahal karena Liverpool mampu menyamakan kedudukan pada akhir babak pertama.

    Mourinho sudah berupaya membenahi lini pertahanan ini, tapi  belum juga membuahkan hasil yang memuaskan. Dulu, masalahnya ada pada Ivanovic yang gampang dikecoh penyerang lawan, kini pun benteng pertahanan Chelsea masih bermasalah.  Terlebih lagi, pemain-pemain tengah Chelsea seperti  Fabregas, Hazard, bukan tipe petarung yang suka bertahan.

    Lemahnya lini pertahanan ini  terlihat dari angka kebobolan Chelsea yang sudah mencapai 22 gol, paling buruk kedua di Liga Inggris saat ini.  Hanya Norwich yang memiliki  angka lebih buruk, yakni 23 kali kebobolan.

    Untuk jumlah gol Chelsea sebetulnya masih lumayan, yakni  16 gol dari 11 pertandingan.  Manchester United bahkan lebih mandul, hanya 15 gol sejauh ini.  Bedanya, MU yang kini berada di urutan  ke-4  karena hanya kebobolan  8 gol!

    Selanjutnya: Letih dan Tak Agresif...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.