Evan Dimas Ucapkan Syukur Via Twitter

Senin, 23 September 2013 | 07:03 WIB

Evan Dimas Ucapkan Syukur Via Twitter
Pesepakbola tim nasional Indonesia, Evan Dimas berebut bola dengan pesepakbola timnas Vietnam, Nguyen Phong Hong dalam pertandingan babak final AFF U-19 Championship 2013 di Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, (22/9). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Sukses meraih gelar Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF CUP U-19) bersama tim nasional Indonesia di bawah 19 tahun (U-19), Evan Dimas ucapkan syukur via akun twitter @evandimas6, “Tak ada kata yang lebih indah selain ucapan syukur dan terima kasih ku kepadaMu, TUHAN”.



Kapten tim nasional Indonesia U-19 ini juga mengtweet ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas doa dan dukungannya. Evan juga memposting foto yang menggambarkan keceriaan skuad tim nasional U-19 di ruang ganti usai pertandingan.



Kemenangan tim nasional Indonesia usia dibawah 19 than (U19) atas Vietnam di ajang Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF U 19) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad Malam, 22 September 2013 menjadi trending topik di twitter.



Beberapa akun di twitter juga meNtweet kemenangan tim nasional U-19. “Indonesia Juara!!! #jebret” kicau salah satu pengguna twitter. Presiden SBY pun tidak mau ketinggalan, @SBYudhoyono mengtweet “Alhamdulillah, Indonesia menang dlm pertandingan sepak bola Piala AFF U-19. Saya menyaksikan jalannya "Adu Penalti" dr Palembang. *SBY*



Bahkan bintang porno, Vicky Vette lewat @vickyvette ikut menyampaikan ucapan selamat untuk tim nasional Indonesia U-19. “For the Winner à #Indonesia #u19 - #jebret”.



GALIH PRASETYO

Berita Terpopuler: 
Teriakan Jebret Iringi Kemenangan Timnas U-19
Indonesia Juara Piala AFF Melalui Drama Adu Penalti  
Laga Indonesia Vs Palestina Diundur  
Indonesia Juara, Penonton di Stadion Menangis
Timor Leste Juara Ketiga Piala AFF U-19



 

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan