Timnas U-19: Kehadiran Hiddink di Bekasi dan Cara Melawan Jepang

Kamis, 25 Oktober 2018 14:52 WIB

Guus Hiddink. AP/Gero Breloer

TEMPO.CO, Jakarta - Guus Hiddink berada di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa 23 Oktober 2018, untuk menyaksikan permainan tim nasional Cina U-19 dalam putaran final Piala Asia U-19 melawan Arab Saudi pada pertandingan penyisihan grup.

Baca: Timnas U-19 Lolos: Nurhidayat Kartu Merah, Kenapa Saddil Ditarik?

Hiddink, pelatih berkaliber dunia yang membawa tim Korea Selatan senior mencapai babak semifinal Piala Dunia 2002, sedang mengamati pemain tim nasional Cina U-19 yang pantas masuk ke dalam skuad pelatih dari Belanda itu sekarang, yakni tim nasional Cina U-21, yang dipersiapkan untuk Olimpiade 2020.

Baca: Jadi Pahlawan Timnas U-19 Indonesia, Witan Sulaeman Merendah

“Saya melihat ada beberapa pemain U-19 berpotensi di video dan sekarang saya ingin melihat langsung,” kata pelatih berusia 71 tahun itu kepada kantor berita Cina, Xinhua, Oktober 2018 ini.

Baca: Begini Kondisi Penyerang Timnas U-19, Egy Maulana Vikri

Tim Cina U-19 yang disaksikan langsung Hiddink akhirnya menyerah 0-1 dari Arab Saudi sehingga dipastikan tersisih dalam babak penyisihan grup Piala Asia U-19 2018 di Indonesia.

Sepak bola, seiring perkembangan zaman, semakin kompetitif, apalagi ketika ilmu, keterampilan, skill, dan teknik bermain bola kian bisa diserap di seluruh penjuru dunia karena perkembangan teknologi.

Advertising
Advertising

Tapi, mental merasa rendah diri melawan tim mapan masih sering terjadi. Soal mental itulah yang menjadi salah satu catatan istimewa yang bisa diambil dari Hiddink buat perjuangan Timnas U-19 yang akan melawan Jepang pada perempat final Piala Asia U-19, Minggu 28 Oktober 2018.

Hiddink merevolusi mental kepercayaan diri pemainnya ketiga bertugas di Korea Selatan pada Piala Dunia 2002.

Teknik dan kekuatan fisik boleh mendekati, tapi biasanya tim-tim dari Asia akan mengalami rasa kurang percaya diri menghadapi tim-tim mapan dari Eropa. Akibatnya, permainan mereka tidak keluar, tegang karena merasa tertekan, dan kemudian bermain terburu-buru.

Selama dua tahun sejak 2000, Hiddink membenahi mental para pemain Korea Selatan itu sampai bisa berani “bermain bola” di hadapan raksasa-raksasa sepak bola mapan di Eropa itu pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan.

Di Piala Dunia 2002, para pemain Korea Selatan di bawah asuhan Hiddink tak lagi menampilkan “sepak bola darurat”, yaitu masuk ke lapangan dalam perasaan tertekan dan kemudian defensif, mengkreasi umpan-umpan sporadis, dan buru-buru menyapu bola ke depan.

Ada tuduhan kecurangan dan kegeraman dari suporter Italia dan Spanyol yang menilai kekalahan tim-tim mereka pada babak kedua dan perempat final dari tim asuhan Hiddink karena posisi Korea Selatan sebagai salah satu tuan rumah.

Tapi, secara keseluruhan, revolusi mental Hiddink di tim sepak bola Korea Selatan saat itu adalah hal tak terbantahkan dan banyak dipuji.

Timnas U-19 Jepang yang akan dihadapi Timnas U-19 Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu 28 Oktober 2018, juga adalah tim mapan.

Jepang juara bertahan, pernah mengalahkan Timnas U-19 beberapa bulan lalu, dan sepak bola mereka sudah jauh berkembang maju dibandingkan Indonesia.

Padahal pada era 1998, Jepang masih belajar dari Indonesia, antara lain ketika klub Matsushita, mengontrak Ricky Yakobi, mantan bintang penyerang tim nasional Indonesia.

Tapi, seperti kata Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri, tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola, termasuk mengalahkan sang raksasa, Jepang, pada perempat final, Minggu mendatang.

Baca: Timnas U-19 Hadapi Jepang, Ini Kata Indra Sjafri dan Witan

Witan Sulaeman dan kawan-kawan bisa bermain lepas seperti Ahn Jung-hwan dan kawan-kawan pada era Guus Hiddink di Piala Dunia 2002. Mereka tampil percaya diri untuk mengalahkan Italia dan Spanyol pada babak kedua dan perempat final melalui perpanjangan waktu dan adu penalti.

Berita terkait

OpenAI Memperluas Ekspansi dengan Membuka Kantor di Tokyo

13 jam lalu

OpenAI Memperluas Ekspansi dengan Membuka Kantor di Tokyo

OpenAI berekspansi ke Asia dengan membuka kantor baru di Tokyo, Jepang. Perusahaan ini merilis model GPT-4 yang dioptimalkan untuk Jepang.

Baca Selengkapnya

Terkini: Pesan Zulkifli Hasan ke Pejabat Baru Dilantik terkait konflik Timur Tengah, AHY Serahkan 300 Sertifikat Gratis di Sulawesi Tenggara

15 jam lalu

Terkini: Pesan Zulkifli Hasan ke Pejabat Baru Dilantik terkait konflik Timur Tengah, AHY Serahkan 300 Sertifikat Gratis di Sulawesi Tenggara

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas melantik Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama atau Pejabat Eselon I dan II Kementerian Perdagangan.

Baca Selengkapnya

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Kisah Komikus Jepang Sindir Indonesia Lebih Pilih Cina 6 Tahun Lalu

18 jam lalu

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Kisah Komikus Jepang Sindir Indonesia Lebih Pilih Cina 6 Tahun Lalu

Jauh sebelum wacana kereta cepat Jakarta-Surabaya, ada komikus yang pernah sindir Indonesia lebih pilih Cina dari pada Jepang.

Baca Selengkapnya

Cara Shin Tae-yong Meramu Pemain Muda Dinilai Jadi Kunci Naikkan Level TImnas Indonesia di Asia

1 hari lalu

Cara Shin Tae-yong Meramu Pemain Muda Dinilai Jadi Kunci Naikkan Level TImnas Indonesia di Asia

Ronny Pangemanan menilai kombinasi pemain muda lokal dan naturalisasi di bawah arahan Shin Tae-yong melahirkan Timnas Indonesia yang bagus.

Baca Selengkapnya

Hasil Piala Asia U-23 2024: Jepang Lolos ke Semifinal Usai Singkirkan Qatar, Skor 4-2

2 hari lalu

Hasil Piala Asia U-23 2024: Jepang Lolos ke Semifinal Usai Singkirkan Qatar, Skor 4-2

Timnas Jepang U-23 mengalahkan tuan rumah, Qatar, pada babak perempat final Piala Asia U-23 2024 lewat perpanjangan waktu.

Baca Selengkapnya

Walhi Tuntut Jepang Akhiri Pendanaan Proyek Gas Fosil yang Menimbulkan Bencana

2 hari lalu

Walhi Tuntut Jepang Akhiri Pendanaan Proyek Gas Fosil yang Menimbulkan Bencana

Menurut Walhi, pasca Perjanjian Paris, JBIC justru menjadi penyandang dana gas fosil terbesar di Asia Tenggara.

Baca Selengkapnya

Terkini: Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, TKN Prabowo-Gibran Sebut Susunan Menteri Tunggu Jokowi dan Partai

2 hari lalu

Terkini: Anggota DPR Tolak Penerapan Iuran Pariwisata di Tiket Pesawat, TKN Prabowo-Gibran Sebut Susunan Menteri Tunggu Jokowi dan Partai

Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sigit Sosiantomo mengatakan penetapan tarif tiket pesawat harus memperhatikan daya beli masyarakat.

Baca Selengkapnya

Menhub Budi Karya Tawarkan Investasi Pembangunan TOD MRT Jakarta ke Jepang

2 hari lalu

Menhub Budi Karya Tawarkan Investasi Pembangunan TOD MRT Jakarta ke Jepang

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menawarkan investasi pembangunan Transit Oriented Development atau TOD di sepanjang jalur MRT Jakarta.

Baca Selengkapnya

Profil 3 Pemain Korea yang Diwaspadai Shin Tae-yong di Perempat Final Piala Asia U-23 2024

2 hari lalu

Profil 3 Pemain Korea yang Diwaspadai Shin Tae-yong di Perempat Final Piala Asia U-23 2024

Shin Tae-yong memandang Korea Selatan akan menjadi lawan yang sulit bagi timnas U-23 Indonesia di perempat final Piala Asia U-23 2024.

Baca Selengkapnya

Menhub Targetkan Groundbreaking Proyek MRT Jakarta pada Agustus 2024

2 hari lalu

Menhub Targetkan Groundbreaking Proyek MRT Jakarta pada Agustus 2024

Menhub Budi mengatakan bahwa proyek MRT Jakarta hingga saat ini berjalan sesuai rencana.

Baca Selengkapnya