Jumat, 18 September 2020

Liga 1 2020 akan Bergulir Lagi, Menpora: Jangan Sampai Jadi Kluster Baru

Reporter:

Irsyan Hasyim (Kontributor)

Editor:

Hari Prasetyo

Kamis, 17 September 2020 13:36 WIB

PSIS Semarang. liga-indonesia.id

TEMPO.CO,Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, berharap bergulirnya kembali sejumlah agenda olahraga, seperti Liga 1 2020, tidak memunculkan kluster baru bagi penyebaran Covid-19. Menpora pun meminta agar pihak penyelenggara memprioritaskan protokol kesehatan.
"Saat ini seperti kita ketahui bersama, kita masuk dalam masa new normal. Obat (Covid-19) belum ada, vaksin juga, sementara kita juga harus menyiapkan kebugaran masyarakat dan kembali mempersiapkan para atlet. Jangan sampai kegiatan olahraga ini menjadi kluster baru dan menbuat upaya pemerintah sia-sia," kata Zainudin Amali dalam sambutannya pada acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Penyelenggaraan Olahraga yang Aman Covid-19, Kamis, 17 September 2020.
Menpora menyambut baik MoU Penyelenggaraan Olahraga yang Aman Covid-19. Nota kesepahaman ini ditandatangani PB Perbasi dan PSSI dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai panduan bagi kedua induk cabang olahraga basket dan sepak bola tersebut dalam menggulirkan kembali liga yang sempat terhenti, seperti IBL, Liga 1 dan Liga 2.
"Dengan pengertian yang sangat tinggi tentang kegiatan ini, dan arahan dari pak Doni (Doni Monardo, Ketua BNPB) sangat jelas dan ini harus menjadi komitmen kita bersama," kata Amali.
Menteri asal Gorantalo ini meminta agar PB Perbasi dan PSSI mematuhi isi nota kesepahaman yang sudah ditandatangani bersama. Ia juga berharap BNPB dan Satgas Penanganan COVID-19 Indonesia tetap memandu para penyelenggara liga dalam menjalankan protokol kesehatan. "Saya punya keyakinan bahwa pimpinan cabang olahraga akan memegang dan menjalankan apa yang tertuang di nota kesepahaman ini secara penuh," kata dia menambahkan.
Sebelumnya, PSSI selaku induk olahraga sepak bola di Indonesia bakal memutar kembali lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang sempat terhenti sejak Maret lalu. Kompetisi ini akan berlangsung mulai 1 Oktober mendatang. Seluruh peserta Liga 1 bakal bermarkas di Pulau Jawa di mana sebagian besar terpusat di Yogyakarta.
Amali pun meminta kompetisi bola basket IBL juga melakukan hal yang sama. "Saya mohon langkah ini juga diikuti oleh IBL. Kalau pun mau diputar lagi, sebaiknya di tempat yang tidak terlalu berisiko penularan Covid-19," ujar dia.
IRSYAN HASYIM