Manchester City Kalahkan Crystal Palace 5-0, Sterling Borong 2 Gol

Reporter:
Editor:

Erwin Prima

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City Leroy Sane merayakan golnya ke dalam gawang Liverpool saat bertanding dalam Liga Primer Inggris di stadion Etihad, Manchester, Inggris, 9 September 2017. REUTERS

    Pemain Manchester City Leroy Sane merayakan golnya ke dalam gawang Liverpool saat bertanding dalam Liga Primer Inggris di stadion Etihad, Manchester, Inggris, 9 September 2017. REUTERS

    Jakarta - Manchester City berhasil mengalahkan lawannya di Liga Primer, Crystal Palace, dengan skor telak pada Sabtu, 23 September 2017. The Sky Blues itu meraih skor fantastis 5-0 dalam pertandingan yang berlangsung di kandangnya sendiri, Stadion Etihad, Manchester, Inggris.

    Baca: Klasemen Liga Inggris: Manchester City Kudeta Manchester United

    Raheem Sterling memborong dua gol kurang dari sepuluh menit, yakni pada menit ke-51 dan ke-59. Leroy Sané membuka gol tuan rumah pada menit ke-44. Sergio Aguero turut menyumbang gol keempat pada menit ke-79.

    Pada menit ke-70, Fabian Delph menggantikan John Stones. Satu menit sebelum laga berakhir, berhasil menghajar Crystal Palace dengan satu gol yang menaikkan skor City menjadi lima.

    Hasil pertandingan ini membawa Manchester City ke puncak klasemen sementara Liga Primer dengan 16 poin. City unggul selisih gol atas Manchester United yang berada di posisi kedua.

    Susunan Pemain

    Manchester City:

    31-Ederson Moraes; 2-Kyle Walker, 5-John Stones (18-Fabian Delph 70'), 30-Nicolas Otamendi, 22-Benjamin Mendy (3-Danilo 29'); 25-Fernandinho, 17-Kevin De Bruyne; 19-Leroy Sane, 21-David Silva, 7-Raheem Sterling (20-Bernardo Silva 61'); 10-Sergio Aguero.

    Crystal Palace: Hennessey; Fosu-Mensah, Dann, Sakho, Van Aanholt; Milivojevic, Cabaye (Puncheon 57'); Townsend, Loftus-Cheek, Schlupp; Benteke (Sako 72')

    BBC | ZARA AMELIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.