Liga Champions: Sambangi Apoel, Tottenham Kehilangan 7 Pilar

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Tottenham Hotspur asal Portugasl, Andre Villas-Boas dipecat dari timnya usai mengalami kekahalan 5-0 saat menjamu Liverpool di kandangnya di White Hart Lane stadium, London, (15/12). REUTERS/Eddie Keogh/Files

    Pelatih Tottenham Hotspur asal Portugasl, Andre Villas-Boas dipecat dari timnya usai mengalami kekahalan 5-0 saat menjamu Liverpool di kandangnya di White Hart Lane stadium, London, (15/12). REUTERS/Eddie Keogh/Files

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub asal Inggris Tottenham Hotspur akan tampil pincang saat menghadapi Apoel Nicosia (Siprus) dalam lanjutan Liga Champions, Rabu dinihari WIB.

    Mereka akan kehilangan Christian Eriksen, Mousa Dembele, Victor Wanyama, Danny Rose, Erik Lamela, Dele Alli, dan Jan Vertonghen.

    Lima pemain yang disebut pertama absen karena sakit dan cedera. Sedangkan Alli dan Vertonghen terkena akumulasi kartu.

    Manajer Tottenham Mauricio Pochettino mengatakan dia tidak akan menangisi absennya para pemainnya itu.

    "Memang benar kami akan kehilangan Christian namun kami harus terus maju," kata dia. "Kami punya skuat kuat dan kami harus menemukan cara untuk tampil bagus dan berusaha memenangkan pertandingan."

    Baginya, kondisi itu merupakan tantangan yang harus diatasi. "Saya bukan manajer yang akan menangis karena beberapa pemain tidak bisa bermain. Ini tentang tim, skuat dan usaha kolektif," katanya.

    Pochettino menyatakan, kehilangan pemain karena cedera atau sakit akan selalu terjadi. "Ini sedikit memalukan, tapi yang penting kami menghadapinya dengan cara terbaik, berusaha tampil baik dan berusaha menang," kata dia.

    Tottenham mengalahkan Borussia Dortmund 3-1 pada laga pembuka Liga Champions. Sedangkan Apoel dihajar juara bertahan Real Madrid 3-0.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.