Egy Maulana Vikri Tak Mau Asal Bermain di Klub Eropa

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas U-19, Egy Maulana Vikri. (Tempo/Egi Adyatama)

    Pemain Timnas U-19, Egy Maulana Vikri. (Tempo/Egi Adyatama)

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Egy Maulana Vikri mencuat ke publik seusai penampilan cemerlangnya dalam turnamen Piala AFF U-19 di Myanmar. Egy menjadi bintang skuad Garuda Nusantara dengan memborong delapan gol dalam turnamen tersebut.

    Penampilan cemerlang Egy itu kabarnya menarik minat sejumlah klub Eropa. Dia pun cukup gembira. Sebab, bermain di Eropa merupakan salah satu impiannya.

    "Pasti ada (keinginan) bermain di luar negeri. Ke mana saja, yang jelas di Eropa," kata Egy kepada wartawan di sela pemusatan latihan di Legenda Football Arena, Tambun Selatan, Bekasi, Jumat pagi, 29 September 2017.

    Meski begitu, Egy mengaku tak mau asal gabung dengan klub Eropa. Pemain dengan nomor punggung 10 tersebut ingin diberi kesempatan bermain layaknya pemain inti. "Dari klub kecil juga tidak masalah, yang penting ada kesempatan bermain," ujarnya.

    Egy menegaskan akan menolak jika mendapatkan tawaran dari klub besar tapi tidak mendapat kesempatan bermain. Untuk saat ini, Egy mengaku diminta berfokus di Pendidikan dan Pelatihan Ragunan serta timnas U-19. "Itu (keluar negeri) sudah ada yang mengurus, bukan saya," tuturnya.

    Sementara itu, pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menolak memberikan komentar perihal isu anak asuhnya tersebut akan bermain di luar negeri.

    "Saya tidak bicara isu. Tim ini saya yang mengatur," kata Indra.

    Hari ini merupakan latihan perdana skuad Garuda Nusantara. Mereka berlatih untuk menghadapi sejumlah uji coba dan laga kualifikasi Piala AFC U-19.

    Pemusatan latihan digelar di lapangan sepak bola di Perumahan Dukuh Bima, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Pada hari pertama latihan ini, tiga rekan Egy Maulana Vikri yang mengikuti ajang Piala AFF U-19 lalu masih belum bergabung. Mereka adalah Saddil Ramdani, Rifad Marasabessy, dan Witan Sulaeman.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.