Ronaldo Blak-blakan Soal Rasa Hampa, Bahagia, dan Jadi Petinju

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengatakan ia merasa hampa jika Los Blancos tak meraih satu pun trofi di akhir musim nanti. "Saya suka memenangkan trofi, baik secara tim maupun individu. Saya terus bekerja keras untuk meraih itu," kata Ronaldo.

    Ronaldo menjalani awal yang buruk di musim ini. Ia belum mencetak gol di La Liga setelah kembali dari dihukum larangan bermain selama 5 pertandingan. Madrid sendiri kini tertinggal 7 poin dari pemuncak klasemen, Barcelona.

    Kondisinya yang mandul menjadi sorotan. Selama ini, pemain 32 tahun itu selalu jadi nadalan gol Real Madrid. Ia juga telah menikmati karier sepak bolanya di Santiago Bernabeu, dengan memenangkan berbagai trofi, yaitu tiga Liga Champions dan dua La Liga.

    Kapten Portugal itu, yang membantu negaranya memenangi Piala Eropa 2016, juga telah memenangkan tiga penghargaan Ballon d'Or dan penghargaan pemain terbaik FIFA tahun lalu. Ia juga meraih penghargaan serupa saat bermain di Manchester United.

    Baca: Mobil baru Ronaldo, Bugatti Chiron Custom Dengan Inisial CR7

    "Di lapangan, hal terpenting adalah meraih trofi. Kami bekerja dalam 10-11 bulan, jika Anda tak meraih trofi, itu akan terasa hampa," ujar Ronaldo kepada mantan rekan setimnya, Rio Ferdinand, dalam acara wawancara khusus untuk peluncuran produk baru Nike Football.

    Di luar lapangan, tantangan yang dihadapinya berbeda. "Di luar lapangan, keluarga dan teman-teman adalah hal terpenting dan saya mencoba untuk menjadi orang yang paling bahagia di dunia," katanya.

    Ronaldo hijrah ke Madrid dari Old Trafford pada 2009 dan kala memecahkan rekor transfer sebesar 94 juta euro. Mantan pemain Sporting CP mengaku bangga atas perhatian itu sejak meninggalkan Inggris.

    Baca: Ronaldo Tak Senang dengan Taktik Baru Zidane di Real Madrid

    "Saat saya tiba di sini, saya mulai merasakan atmosfernya. Saya pikir itu seperti sebuah pertandingan. Semua orang datang hanya untuk melihat saya. Itu adalah hari yang luar biasa. Saya sangat bangga," ujarnya.

    "Ketika itu saya hanya berpikir 'Saya datang ke sini untuk menunjukkan level permainan saya dan saya adalah pemain yang berbeda'. Dan saya telah melakukan itu. Saya melakukan musim yang fantastis dan level permainan saya meningkat setiap musim," kata Ronaldo lagi.

    "Tapi saya tak akan pernah lupa dengan United. Saya belajar untuk menjadi orang yang lebih baik, untuk menjadi pemain terbaik di dunia. Jika Anda memiliki bakat, bekerja keraslah, maka kamu bisa menjadi pemain yang hebat," kata di alagi.

    Ketika ditanya, bagaimana ia membayangkan hidupnya 10 tahun lagi, Ronaldo dengan jenaka mengatakan ia akan mengikuti jejak Ferdinand, yang berencana menjadi petinju. "Dalam 10 tahun, itu (Ballon dOr) akan sulit. Mungkin Saya akan menjadi petinju seperti Anda!"

    Cristiano Ronaldo berkata sambil memamerkan otot tangannya. Tapi, ia jelas bercanda karena segera berkata. "Tidak, tidak, saya tak mau itu."

    SOCCER WAY | RAMADHAN L.Q.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.