15 Klub Liga 1 Ancam Mogok, Mengapa Persib Tak Ikut?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker baru Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel (kanan) berfoto bersama manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, 8 Agustus 2017. Ezechiel menempati posisi striker menggantikan Carlton Cole. ANTARA FOTO

    Striker baru Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel (kanan) berfoto bersama manajer Persib Bandung Umuh Muchtar di Graha Persib, Bandung, Jawa Barat, 8 Agustus 2017. Ezechiel menempati posisi striker menggantikan Carlton Cole. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bandung - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengatakan tidak mengetahui soal 15 klub peserta Liga 1 yang mengancam mogok. Ia tak pernah dihubungi atau diajak bergabung.

    "Tidak ada telepon dari salah satu 15 klub itu, tidak pernah ada ‎yang ngajak komunikasi apa pun, sama sekali tidak tahu, tiba-tiba ada beritanya," ujar Umuh di Bandung, Kamis, 5 Oktober 2017.

    Ke-15 klub itu adalah Persija Jakarta, Persipura Jayapura, Arema FC, Barito Putra, Bhayangkara FC, Madura United, Mitra Kukar, Persegres Gresik, Persela Lamongan, Persiba Balikpapan, PSM Makassar, Pusamania Borneo FC, Semen Padang, dan Sriwijaya FC.

    Baca: Liga 1: 15 Klub Mengancam Mogok, Inilah yang Mereka Tuntut

    Mereka menuntut PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1 2017 karena tidak mampu membuat tata kelola sepak bola Tanah Air menjadi lebih baik. Mereka mempertanyakan kejelasan sisi aspek bisnis, legal, dan teknis kompetisi tertinggi di Indonesia itu.

    Umuh mengatakan tidak mempermasalahkan keputusan yang diambil oleh ke-15 klub itu untuk melakukan aksi mundur dari kompetisi. "Kalau seperti itu silakan saja, kalau Umuh Muchtar tidak ada yang ajak, dan memang tidak tahu-menahu soal itu," katanya.

    Lebih jauh, kata dia, meski Persib diajak untuk berembuk, keputusan untuk ikut memboikot Liga 1 kemungkinan masih belum jelas akan dilakukan Persib.

    "Ya itu kan 15 klub itu aja, kecuali kumpul semua ada, saya baru bisa bilang iya atau tidak, ‎ini pun juga mungkin ada provokator dengan tujuannya apa, tapi saya tidak tahu apa yang diharapkan mereka," ujar Umuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.