Sakit Jantung, Carvajal Absen dari Real Madrid hingga Desember

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid, Dani Carvajal mencetak gol penentu kemenangan atas Sevilla pada pertandingan Piala Super Eropa di Trondheim, Norwegia, 10 Agustus 2016. (Ned Alley / NTB scanpix via AP)

    Pemain Real Madrid, Dani Carvajal mencetak gol penentu kemenangan atas Sevilla pada pertandingan Piala Super Eropa di Trondheim, Norwegia, 10 Agustus 2016. (Ned Alley / NTB scanpix via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar buruk menimpa Real Madrid. Bek sayap andalannya, Dani Carvajal, dikabarkan harus meninggalkan lapangan hingga Desember nanti.

    Media Spanyol, Marca, menyebutkan tim dokter Real Madrid mendiagnosis Carvajal mengalami masalah pada jantungnya. Masalah itu terdeteksi setelah Real Madrid menekuk Borussia Dortmund 1-3 dalam ajang Liga Champions pekan lalu.

    Sejak saat itu, Carvajal tak terlihat berlatih bersama anggota skuad Real Madrid lain. Tim dokter yang menanganinya menyebutkan Carvajal menderita efusi perikardial yang disebabkan oleh serangan virus.

    Serangan virus itu membuat sekitar jantung Carvajal mengalami penumpukan cairan. Dia pun tak boleh melakukan aktivitas fisik berat.

    Real Madrid telah membentuk tim dokter khusus untuk menangani penyakit yang diderita pesepak bola 25 tahun itu. Tim dokter Real Madrid yang dikepalai Miko Mihic disebut telah berkonsultasi dengan beberapa dokter spesialis.

    Absennya Carvajal itu menjadi kerugian besar bagi Real Madrid. Apalagi, di sektor bek kanan, tim itu tak memiliki banyak pilihan setelah menjual Danilo ke Manchester City pada bursa transfer musim panas lalu.

    Pelatih Zinedine Zidane hanya memiliki pemain muda Achraf Hakimi sebagai pelapis Carvajal. Hakimi telah mendapatkan kesempatan pertamanya berkostum Real Madrid pada laga melawan Espanyol akhir pekan lalu.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.