Fellaini Alami Cedera Serius Saat Belgia Kalahkan Bosnia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Belgia, Marouane Fellaini (kanan), berhadapan dengan pemain Norwegia, Stefan Strandberg, dalam laga persahabatan internasional di Stadion King Baudouin, Brussels, Belgia, 5 Juni 2016. AP/Geert Vanden Wijngae

    Pemain Timnas Belgia, Marouane Fellaini (kanan), berhadapan dengan pemain Norwegia, Stefan Strandberg, dalam laga persahabatan internasional di Stadion King Baudouin, Brussels, Belgia, 5 Juni 2016. AP/Geert Vanden Wijngae

    TEMPO.CO, Jakarta - Marouane Fellaini mengalami cedera
    saat Belgia meraih kemenangan 4-3 atas Bosnia Herzegovina pada laga kualifikasi Piala Dunia 2018, Ahad dinihari WIB. Cedera itu cukup mengkhawatirkan dan bisa membuat gelandang Manchester United absen lama.

    Fellaini mengalami cedera dan kesulitan bergerak di lapangan pada menit ke-29. Ia lalu memberikan tanda kepada tim medis di pinggir lapangan bahwa ia mengalami nyeri yang hebat.

    Fellaini langsung ditangani tim medis yang mengindikasikan ada masalah di lutut kiri bekas pemain Everton itu. Ia ditarik keluar digantikan gelandang Anderlecht Leander Dendocker.

    Bosnia pun menyamakan kedudukan sesaat setelah Fellaini ditarik keluar, namun Belgia, yang sudah lolos ke putaran final, akhirnya menuntaskan laga dengan kemenangan 4-3.

    Fellaini merupakan pemain kunci Manchester United dalam beberapa pekan terakhir. Ia ikut memastikan MU bersaing di dua besar klasemen berkat torehan empat gol dalam lima penampilan.

    Seusai laga melawan Bosnia, pelatih Belgia, Roberto Martinez, menyatakan kekhawatirannya soal cedera Fellaini. "Kami khawatir. Tampaknya ia mengalami masalah ligamen," kata dia. Cedera itu terjadi pada lutut kiri dan bisa membuat pemain berambut kribo itu absen lama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.