Minggu, 25 Februari 2018

Neymar Minta Barcelona Dicoret dari Liga Champions

Reporter:

Antara

Editor:

Nurdin Saleh

Selasa, 10 Oktober 2017 09:40 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neymar Minta Barcelona Dicoret dari Liga Champions

    Neymar mengontrol bola dalam pertandingan Liga Champions Grup B antara PSG dan Bayern Munchen di Paris, Prancis, 28 September 2017. AP/Thibault Camus

    TEMPO.CO, JakartaNeymar mendesak badan sepak bola Eropa (UEFA) mengeluarkan Barcelona dari Liga Champions musim ini. Pemain asal Brasil itu merasa bonusnya belum dibayar klub asal Spanyol tersebut.

    Kepada ESPN FC, UEFA meyatakan perwakilan Neymar telah menyampaikan permintaan itu. Bonus yang dipersoalkan si pemain menyangkut bonus kesetiaan.

    Pemain 25 tahun itu mendapat bayaran termahal di dunia sebesar 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun sewaktu pindah dari Barca ke Paris Saint-Germain musim panas lalu. Pihak Neymar bersikukuh waktu kepindahan Neymar dari Barcelona itu sudah memenuhi syarat untuk dibayarkannya bonus loyalitas dari Barca untuk Neymar sekitar 25,6 juta euro atau sekitar Rp 406 miliar.

    Barcelona menampik permintaan itu dan malah berusaha menarik pembayaran bonus pembaruan kontrak ketika Neymar menandatangani kontrak lima tahun dengan Barcelona pada musim gugur 2016. Angkanya mencapai 8,5 juta euro atau sekitar Rp 136 miliar.

    Neymar kini meminta UEFA menendang juara lima kali Liga Champions tersebut dari kompetisi Liga Champions musim ini. Namun badan sepak bola Eropa itu belum menjawab surat dari kubu Neymar.

    Sebelumnya, atas desakan Barcelona, UEFA mengumumkan pada 1 September lalu bahwa badan itu akan menyelidiki belanja musim panas PSG untuk mengetahui apakah klub liga Prancis tersebut melanggar regulasi fair play dalam hal keuangan.

    Selain mengaktifkan klausa pelepasan dalam kontrak Neymar dari Barcelona, PSG bersepakat meminjam Kylian Mbappe dari AS Monaco yang nilainya ditaksir 180 juta euro.


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.