Uruguay Lolos ke Piala Dunia 2018, Suarez Samai Rekor Messi

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Lionel Messi berbincang dengan rekannya, Luis Suarez disela-sela mengikuti latihan perdana Barcelona pra-musim di St Georges Park, Burton upon Trent, Inggris, 26 Juli 2016. Mike Egerton/PA via AP

    Pesepakbola Lionel Messi berbincang dengan rekannya, Luis Suarez disela-sela mengikuti latihan perdana Barcelona pra-musim di St Georges Park, Burton upon Trent, Inggris, 26 Juli 2016. Mike Egerton/PA via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Uruguay, Luis Suarez, mencetak dua gol kemenangan timnya ke gawang Bolivia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2018. Uruguay menang 4-2 untuk memastikan satu tiket ke putaran final dan Suarez pun menyamai rekor Lionel Messi.

    Rekor yang dimaksud adalah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di ajang kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan. Sebelum pertandingan Uruguay kontra Kolombia dan laga Argentina versus Ekuador dimulai, Suarez memimpin daftar itu bersama penyerang Argentina, Hernan Crespo, dengan 19 gol. Lionel Messi berada di tempat kedua dengan 18 gol.

    Messi berhasil menyamai rekor Suarez lebih dulu setelah mencetak gol penyeimbang bagi Argentina pada menit ke-12. Sepuluh menit berselang, Messi melampaui rekan setimnya di Barcelona itu setelah membawa Argentina unggul 2-1.

    Pada babak kedua, Messi semakin menjauh dari Suarez setelah mencetak hat-trick pada menit ke-62. Namun Suarez juga mencetak dua gol pada babak kedua itu dan membuat perolehan kedua pemain imbang menjadi 21 gol.

    Dengan kemenangan 4-2 itu, Uruguay mengunci satu tiket Piala Dunia 2018. Uruguay berhasil meraih posisi kedua zona Amerika Selatan di bawah Brasil. Sedangkan Argentina berhak meraih posisi ketiga berkat hat-trick Messi tersebut.

    ESPNFC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.