Minggu, 25 Februari 2018

Hadapi Liverpool, Manchester United Diyakini Akan Main Bertahan

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Febriyan

Kamis, 12 Oktober 2017 16:05 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hadapi Liverpool, Manchester United Diyakini Akan Main Bertahan

    Penyerang Manchester United Romelu Lukaku, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Basel pada pertandingan Grup A Liga Champions di ld Trafford, Manchester, 13 September 2017. Action Images via Reuters/Jason Cairnduff

    TEMPO.CO, Jakarta - Kenny Dalglish meyakini Manchester United akan kembali bermain dengan gaya bertahan jelang laga melawan tim yang pernah dibelanya, Liverpool pada Sabtu 14 Oktober 2017. Dia tak melihat adanya perubahan dalam filosofi bermain pelatih Jose Mourinho meskipun memiliki banyak pemain yang bernaluri mencetak gol tinggi.

    Daglish melihat laga pada akhir pekan nanti akan berjalan sama seperti laga musim lalu. Saat itu Liverpool yang menggempur habis-habisan pertahanan Manchester United harus puas dengan hasil imbang 0-0.

    "Dia kembali ke Anfield bersama Manchester United dengan filosofi serupa seperti musim lalu, namun tak ada peraturan yang mengatakan bahwa Anda tidak dapat bermain bertahan, dan mereka hampir melakukan hal bagus di menit akhir ketika Zlatan Ibrahimovic memiliki kesempatan itu," ujar salah satu legenda Liverpool itu.

    Menurut Dalglish, The Special One - julukan Mourinho - akan bermain lebih hati-hati saat mereka melawan salah satu dari enam klub top papan atas Liga Primer. Alasannya, "Karena pertandingan ini mungkin akan memutuskan siapa yang mengangkat trofi pada bulan Mei tahun depan."

    Dalglish juga tak meragukan kemampuan pelatih Portugal tersebut karena ia tahu bagaimana cara memenangkan setiap pertandingan

    "Tiga tahun lalu, Mourinho membawa Chelsea melakukan pekerjaannya dengan sangat baik, jadi bagi saya tidak ada kesalahan yang dilakukannya karena Liverpool selama ini absen dalam perburuan gelar. Dia sangat profesional, benar-benar klinis, dan Anda tidak dapat mengkritiknya, " ujarnya.

    Meskipun demikian, dia tetap memuji Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Menurut dia, laga ini akan berjalan menarik karena Klopp memiliki filosofi yang berbeda dari Mourinho.

    "Tapi bagi kami, Jurgen Klopp akan menjadi lawan yang sempurna. Dia tidak tertarik pada hasil imbang, dia hanya menginginkan kemenangan," ujar dia.

    Liverpool menjalani misi harus menang di markas sendiri untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen. The Kop kini masih bertengger di posisi ke-7 klasemen sementara dengan 12 angka. Sementara Manchester United wajib menang untuk terus membuntuti Manchester City di puncak klasemen.

    GOAL | RAMADHAN L.Q.


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Billy Graham, Pendeta Penasehat Presiden Amerika Serikat, Wafat

    Billy Graham, pendeta paling berpengaruh dan penasehat sejumlah presiden AS, wafat di rumahnya dalam usia 99 tahun pada 21 Februari 2018.