Kalah Lagi, Semen Padang FC Dekati Degradasi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Semen Padang FC saat berlatih. ANTARA/Iggoy el Fitra

    Pemain Semen Padang FC saat berlatih. ANTARA/Iggoy el Fitra

    TEMPO, Padang - Semen Padang FC gagal meraih poin penuh setelah takluk dari Mitra Kukar 1-2 di Stadion H Agus Salim, Padang, Kamis, 19 Oktober 2017. Kekalahan ini menyebabkan skuad Kabau Sirah semakin dekat dengan zona degradasi.

    Kedua tim saling melepaskan serangan di awal babak pertama. Namun Mitra Kukar berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-34.

    Gol Mitra Kukar diciptakan Marclei Santos. Pemain asing ini berhasil menyarangkan bola ke gawang Semen Padang FC yang dikawal Jandia Eka Putra melalui serangan balik.

    Satu menit menjelang injury time babak pertama, Mitra Kukar berhasil menggandakan keunggulannya. Marclei kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan voli.

    Tuan rumah baru bisa membalas pada babak kedua. Tambun Naibaho berhasil memanfaatkan umpan Irsyad Maulana pada menit 55. Skor 1-2 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai.

    "Babak pertama tampil jelek. Babak kedua terlambat bangkit setelah kalah 0-2," ujar pelatih sementara Semen Padang FC, Delfi Adri, setelah pertandingan.

    Menurut dia, anak asuhnya banyak membuat kesalahan. Misalnya salah oper karena terburu-buru mengejar jumlah gol. "Anak-anak sudah berusaha. Tapi hasil tak bagus," ujarnya.

    Kekalahan ini tidak merubah posisi Semen Padang FC di klasemen sementara. Hingga pekan ke 30 ini, Semen Padang FC bertengger di urutan 15 dengan mengumpulkan 29 poin.

    Hanya selisih satu poin dengan Perserui Serui di peringkat 16 atau zona degradasi. Artinya tim asal Kota Padang itu masih rentan terancam terkena degradasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.