Lini Belakang Liverpool Buat Coutinho Stress

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool Philippe Coutinho berebut bola dengan pemain Maribor Blaz Vrhovec saat berlaga dalam Kualifikasi Liga Champion grup E di Ljudski vrt, Maribor, Slovenia, 17 Oktober 2017. AP Photo

    Pemain Liverpool Philippe Coutinho berebut bola dengan pemain Maribor Blaz Vrhovec saat berlaga dalam Kualifikasi Liga Champion grup E di Ljudski vrt, Maribor, Slovenia, 17 Oktober 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekalahan memalukan yang diterima Liverpool atas Tottenham Hotspur Ahad malam kemarin mendapatkan sorotan dari eks punggawa mereka, Jamie Redknapp. Menurut dia, kesalahan yang terus dibuat pemain belakang mereka bisa membuat lini serang stres.

    Redknapp menilai Liverpool memiliki masalah yang sangat besar di lini pertahanan mereka. Empat gol yang dicetak oleh Tottenham, menurut dia, merupakan kesalahan dari para pemain bertahan Liverpool.

    "Ini adalah kesalahan individual, terulang dan terulang lagi, itulah kenapa manajer ingin membeli bek tengah pada bursa transfer musim panas," ujarnya.

    Menurut Redknapp Liverpool sebenarnya memiliki kekuatan lini serang yang tak kalah dari tim besar lainnya. Namun, dengan kelemahan di lini belakang seperti itu, tak heran jika para pemain depan seperti Philippe Coutinho merasa terbebani.

    "Di lini depan, Liverpool sama baiknya dengan tim lain. Tetapi jika saya bermain dalam tim ini itu akan membuat saya marah dengan kesalahan individu yang dibuat empat pemain belakang itu," katanya.

    "Mereka tak cukup bagus, baik secara individu maupun secara kolektif. Mereka akan terus membuat kesalahan seperti ini setiap pekannya. Hal ini pasti membuat pemain seperti Coutinho gila karena dia tahu mereka harus mencetak 3 sampai 4 gol untuk memenangkan pertandingan," lanjutnya.

    Lini belakang Liverpool memang terus menjadi sorotan. Hingga pekan ke-9 ini, mereka telah kebobolan 16 gol. Rekor kebobolan Liverpool bahkan lebih buruk ketimbang Bournemouth yang berada di zona degradasi dengan kebobolan 13 gol.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?