Spasojevic Jadi Pemain Naturalisasi, Solusi Lini Depan Timnas?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilija Spasojevic. instgaram.com

    Ilija Spasojevic. instgaram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Striker Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic, resmi menjadi warga negara Indonesia. Sang manajer, Gabriel Budi Liminto, mengaku sangat senang dengan naturalisasi ini. 

    Dalam akun Instagram miliknya, @gabrielbudi, ia berterima kasih kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dinilai telah banyak membantu naturalisasi pemain asal Serbia itu.

    "Terima kasih, PSSI, Pak Edy Rahmayadi khususnya selaku Ketua Umum PSSI dan Pangkostrad, serta semua pihak yang membantu proses naturalisasi ini," kata Gabriel, Rabu malam, 25 Oktober 2017. 

    Gabriel berharap Spaso bisa menjadi solusi bagi lini depan tim nasional Indonesia. Meski Spaso belum tentu dipanggil pelatih Luis Milla, Gabriel yakin pada kemampuan pemain 30 tahun itu. "Semoga Spasogoal menjadi jawaban lini depan Indonesia," ucapnya. 

    Ia mengaku telah mengenal Spaso sejak awal kedatangannya di Indonesia pada 2011. Saat itu, Spaso masih memperkuat klub Bali Devata FC. 

    Spaso bermain tak sampai semusim di Bali Devata dan mencetak sepuluh gol dari 14 pertandingan yang dilakoninya. PSM Makassar kemudian tertarik menggunakan jasanya selama tiga musim. Di sana, Spaso tampil cemerlang dengan menorehkan 19 gol dari 29 penampilan. 

    Penampilan Spaso semakin baik saat direkrut Persib Bandung pada 2015. Saat itu, meski hanya bermain dalam delapan laga, ia berhasil mencetak empat gol. Ia ikut membawa Maung Bandung menjuarai Piala Presiden. 

    Sempat hengkang ke klub Malaysia, Melaka FC, selama semusim, Spasojevic akhirnya kembali ke Indonesia. Musim ini, pelatih Bhayangkara FC, Simon McEnemy, tertarik menggunakan jasa Spaso di lini depan timnya. Spaso membuktikan kualitasnya dengan mencetak tujuh gol dari sepuluh pertandingan yang ia lakoni.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.