Pelatih Korea Selatan Waspadai Kekuatan Timnas Indonesia U-19

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Kamboja U-19 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, 4 Oktober 2017. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Timnas Kamboja U-19 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, 4 Oktober 2017. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga panas antara tim nasional Indonesia U-19 dan Korea Selatan akan terjadi pada Sabtu siang, 4 November 2017. Bagi timnas Korea Selatan U-19, laga ini akan menjadi ajang balas dendam. Sebab, empat tahun lalu, tim itu tersingkir dari putaran final Piala AFC U-19 karena kalah 3-2 oleh Indonesia.

    Korea Selatan sendiri telah menjalani persiapan yang sangat matang untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia U-19 tahun ini. Tim itu sempat melakukan pemusatan latihan di Spanyol dan melawan sejumlah klub besar di Negeri Matador.

    Pelatih Korea Selatan, Chung Jung-yong, tak ingin meremehkan timnas Indonesia U-19. Karena itu, dia menilai anak asuhnya harus bermain lebih fokus ketimbang saat mengandaskan Brunei Darussalam 11-0, Kamis, 2 November 2017.

    "Saya menduga tiga tim lain akan mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya untuk menghadapi kami, jadi kami harus lebih fokus sejak sekarang," ujarnya.

    Chung Jung-yong sempat terlihat memantau permainan anak asuh Indra Sjafri pada laga pertama melawan Brunei Darussalam. Saat itu, Egy Maulana Vikri cs menang dengan skor 5-0.

    Timnas Indonesia U -19 saat ini masih memuncaki klasemen Grup F dengan perolehan 6 angka dari dua laga. Korea Selatan menguntit di posisi kedua dengan raihan 3 angka. Posisi skuad Garuda Nusantara pun terancam turun jika kalah pada laga Sabtu nanti.

    AFC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.