Timnas Indonesia U-19 Punya Passing Bagus, Ini Kata Indra Sjafri

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Latihan Timnas Indonesia U-19 dipimpin Indra Sjafri. (pssi.org)

    Latihan Timnas Indonesia U-19 dipimpin Indra Sjafri. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Keberhasilan timnas Indonesia U-19 meraih dua kemenangan dalam laga kualifikasi Piala Asia U-19 tak lepas dari permainan kaki ke kaki yang diperagakan di atas lapangan. Akurasi passing menjadi kunci permainan seperti itu.

    Secara statistik, akurasi passing Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan sangat baik. Dalam laga melawan Timor Leste, Kamis kemarin, situs Labbola mencatat mereka memiliki akurasi umpan hingga 86 persen. Dalam laga itu, gelandang M. Luthfi menjadi pemain dengan umpan sukses terbanyak, yakni 91 umpan.

    Dalam laga pertama melawan Brunei Darussalam, timnas Indonesia U-19 bahkan memiliki catatan yang lebih baik lagi. Akurasi umpan punggawa timnas Indonesia U-19 mencapai 90 persen saat itu. Di laga pertama itu, gelandang M. Iqbal menjadi pengumpan terbanyak dengan 86 umpan sukses.

    Dalam wawancara dengan Tempo 17 Oktober 2017 lalu, Indra Sjafri menyatakan memang sengaja menerapkan permainan seperti itu. Menurut dia, permainan dari kaki ke kaki dengan basis passing yang bagus sangat cocok untuk Indonesia.

    "Kalau kita mau memenangkan pertandingan, kalau mau dominan, bola harus kita kuasai. Orang bilang sepakbola menyerang itu. Kalau bola banyak dikuasai lawan, repot enggak kita? Untuk melakukan itu, karena postur tubuh, kultur, histori, saya pikir kita cocok bermain dengan bola pendek, bukan dengan bola panjang," ujarnya saat itu.

    "Saya ingin tim main lebih konstruktif. Main dari lini satu pindah ke lini dua, kemudian ke lini tiga, dan itu berbasis passing yang bagus," ucapnya.

    Cara seperti itu, menurut Indra, telah teruji cocok dalam menghadapi tim kuat sekalipun, misalnya saat menghadapi Brasil dalam Turnamen Toulon di Prancis pada Mei lalu. Meskipun kalah 1-0, taktik itu cukup membuat Brasil, yang dikenal memiliki bibit pemain berbakat melimpah, kewalahan.

    "Tim ini dominan lho menguasai bola. Dengan penguasaan bola 55 persen, hanya 45 persen yang harus kami maintenance agar tidak kebobolan. Tapi yang jelas kita sudah punya cara bermain yang oke," katanya.

    Permainan dari kaki ke kaki dengan basis akurasi umpan yang tinggi tentu akan kembali tersaji pada Sabtu besok. Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi tuan rumah Korea Selatan dalam laga ketiga kualifikasi Piala Asia U-19.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.