Detik-detik Kericuhan Suporter Setelah PSM Ditekuk Bali United

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter PSM Makassar memasuki lapangan setelah timnya dikalahkan Bali United 1-0 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Mattoangin, 6 November 2017. Tempo/Didit Hariyadi

    Suporter PSM Makassar memasuki lapangan setelah timnya dikalahkan Bali United 1-0 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Mattoangin, 6 November 2017. Tempo/Didit Hariyadi

    TEMPO.CO, Makassar - Suporter PSM Makassar mengamuk setelah tim kesayangannya dikalahkan Bali United 0-1 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Mattoangin Makassar, Senin malam, 6 November 2017. Seorang ofisil PSM juga terlihat sempat memukul seorang pemain lawan.

    PSM kebobolan di menit terakhir oleh gol Stefano Lilipaly. Setelah gol ini tercipta, amukan suporter tak bisa ditahan. Mereka melemparkan botol air mineral, juga kursi, ke arah lapangan.

    Asisten pelatih PSM, Bahar Muharram, bahkan terlihat langsung mendatangi dan memukuli salah satu pemain Bali United. Tak terima dengan perlakuan tersebut, pemain Bali United balas memukul.

    Suporter PSM Makassar melakukan pelemparan dan akhirnya menyerbu ke dalam lapangan setelah timnya dikalahkan Bali United 1-0 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Mattoangin, 6 November 2017. Tempo/Didit Hariyadi

    Sehinga keduanya terlihat sempat terlibat adu jotos, tapi segera dilerai Ferdinand Sinaga. Direktur Utama PT PSM Munafri Arifuddin mencoba menenangkan kelompok suporter. "Tenang...! Tenang! kita masih bisa juara," ucap Munafri disela-sela lemparan air botol mineral melayang. Namun, ulah suporter tak berhenti.

    Melihat situasi itu, polisi terpaksa melepaskan gas air mata. Sejumlah pemain PSM meminta agar tembakan itu dihentikan. Para pemain dan ofisial Bali United sempat terjebak ditengah lapangan. Tapi mereka akhirnya berhasil dievakuasi oleh anggota brimob kemudian langsung dilarikan masuk ke dalam ruangan. Selain pemain para wasit yang memimpin laga tersebut juga dievakuasi.

    Suporter PSM Makassar berulah setelah timnya dikalahkan Bali United 1-0 dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Mattoangin, 6 November 2017. Tempo/Didit Hariyadi

    Suporter PSM sempat berhenti melakukan pelemparan botol mineral setelah pemain, ofisial Bali United, dan wasit diamankan kedalam ruangan. Namun, mereka kemudian memasuki lapangan pertandingan.

    Kemenangan itu membuat Bali United mengemas nilai 65 dari 33 laga. Mereka unggul dua angka dari Bhayangkara FC yang baru akan menjalani laga pekan ke-33 melawan Madura United pada Rabu. PSM di urutan ketiga dengan nilai 62.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.