Pensiun, Andrea Pirlo Tinggalkan Karier yang Gemilang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain gelandang Juventus, Andrea Pirlo berjalan turun dari pesawat usai tiba di Berlin, Jerman, 5 Juni 2015. Kedatangan tim Juventus a ke Jerman untuk melakukan pertandingan melawan Barcelona di laga Final Piala Champion. REUTERS

    Pemain gelandang Juventus, Andrea Pirlo berjalan turun dari pesawat usai tiba di Berlin, Jerman, 5 Juni 2015. Kedatangan tim Juventus a ke Jerman untuk melakukan pertandingan melawan Barcelona di laga Final Piala Champion. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Legenda Tim Nasional Italia, Andrea Pirlo, telah mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola pada usia 38 tahun setelah menjalani laga terakhir bersama New York City FC melawan Columbus Crew di Stadion Yankee, Ahad waktu setempat. Pada laga itu, ia gagal membawa New York City lolos ke babak semifinal wilayah timur kompetisi Major League Soccer (MLS).

    "Pertandingan terakhir saya di MLS. Seiring waktu karier saya di NYC FC berakhir. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas kebaikan dan dukungan yang mereka tunjukkan kepada saya di kota yang luar biasa ini," tulis Pirlo lewat Instagram @andreapirlo21

    "Tidak hanya petualangan saya di New York saja yang berakhir, tapi juga perjalanan saya sebagai pemain sepak bola. Terima kasih kepada fan yang luar biasa, staf pelatih, dan rekan satu tim saya," tulisnya lagi.

    Pirlo memulai laga dari bangku cadangan pada menit ke-90, menggantikan Ronald Matarrita. Sebelumnya, tim asuhan Patrick Vieira tersebut menang 2-0, namun kalah dengan agregat 3-4 setelah pada laga pertama Columbus menang dengan skor 4-1.

    Ia memulai kariernya di Brescia dan memutuskan bergabung dengan Inter dengan harga 1,8 juta pound sterling atau Rp 32 miliar pada 1998. Namun, pemain tengah tersebut gagal menunjukkan permainannya dan pindah ke tim sekota AC Milan dengan harga 16 juta pound atau Rp 284 miliar pada 2001.

    Dalam satu dekade bersama Rossoneri, Pirlo memainkan 400 pertandingan, meraih dua gelar Liga Italia dan Liga Champions pada 2003 dan 2007.

    Pada 2011, beberapa hari setelah ulang tahunnya yang ke-33, ia membuat langkah mengejutkan dengan hijrah ke Juventus setelah kontraknya dengan Milan akan berakhir. Bersama dua pelatih Antonio Conte dan Massimiliano Allegri, ia memenangkan empat gelar liga, bermain di final Liga Champions 2015 dan hal itu semakin memperkuat reputasinya bahwa ia merupakan salah satu gelandang paling berbakat di dunia.

    Pirlo pindah ke New York City FC pada Juli 2015. Ia bermain untuk tim MLS itu selama dua musim. Pada bulan Oktober, dia mengumumkan rencana akan pensiun pada akhir musim. Ia juga membantah rumor akan kembali bekerja sama dengan Conte sebagai bagian dari staf pelatih Chelsea.

    "Saya menyadari waktunya sudah tiba. Setiap hari ada saja masalah fisik, tidak bisa berlatih seperti yang diinginkan karena selalu ada gangguan. Pada usia saya saat ini, itu sudah cukup," ujarnya kepada La Gazzetta dello Sport.

    "Yang terakhir namun tak kalah pentingnya, semua fan di seluruh dunia yang selalu menunjukkan dukungan kepada saya. Anda akan selalu berada di dalam hati saya," ujarnya lagi.

    Karier Andrea Pirlo bersama tim nasional Italia juga begitu cemerlang. Pirlo telah memenangi Piala Dunia pada 2006. 

    THE GUARDIAN | MIRROR | RAMADHAN L.Q.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.