Rabu, 19 September 2018

Messi Blak-blakan Soal Kejadian Pensiun dari Timnas Argentina

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bintang Barcelona dan Argentina, Lionel Messi, memegang bola Telstar 18 yang akan digunakan pada Piala Dunia 2018 dalam acara perkenalannya di Moskow, Rusia, 9 November 2017. AFP PHOTO / Mladen ANTONOV

    Bintang Barcelona dan Argentina, Lionel Messi, memegang bola Telstar 18 yang akan digunakan pada Piala Dunia 2018 dalam acara perkenalannya di Moskow, Rusia, 9 November 2017. AFP PHOTO / Mladen ANTONOV

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Argentina Lionel Messi buka-bukaan terkait aksi pensiun dadakan dirinya dari timnas Argentina pasca Final Copa America 2016 silam, yang kemudian dianulir. Saat itu, Messi mengaku keputusan pensiun itu diambli karena ia terbawa suasana. 
     
    "Pensiun adalah keputusan yang saya buat di tengah panasnya situasi," ujar Messi seperti dikutip dari Marca, Senin, 13 November 2017. 
     
    Saat itu, Messi gagal mengeksekusi penalti di babak adu penalti final Copa America melawan Cile. Alhasil, Argentina harus takluk untuk kedua kalinya atas Cile dan merelakan gelar raja di Amerika Selatan.
     
    Dua kali gagal membawa Argentina juara, Messi mendadak mengumumkan dirinya pensiun dari Timnas. Keputusan ini langsung mengundang reaksi keras. Pasalnya, Argentina masih dinilai masih membutuhkan sosok bintang Barcelona itu. Apalagi kualifikasi Piala Dunia 2018 di Rusia akan segera dimulai. 
     
    Meski begitu, Messi sebenarnya masih ingin bermain untuk Argentina. "Saat itu saya malu mengatakan saya ingin kembali (ke timnas)," kata dia. 
     
    Untungnya, Messi mengatakan pelatih Argentina saat itu, Edgardo Bauza, menyambut dirinya secara terbuka. Pun halnya dengan rekan setimnya yang langsung memberikan kesempatan lagi kepada Messi. 
     
    Ia pun mengaku saat ini bisa melihat berbagai hal di Timnas Argentina dari sudut pandang berbeda. Termasuk kritik terhadap dirinya yang disebut kurang berkontribusi terhadap tim. 
     
    "Saya menjalani periode waktu bersama timnas dalam cara yang berbeda, saya lebih rileks. Ketika mereka mengkritik, saya menerimanya dengan cara yang berbeda," kata pemain berusia 30 tahun itu. 
     
    Messi membuktikan dirinya mampu memberi kontribusi. Timnas Argentina yang sempat terseok di Kualifikasi Piala Dunia 2018, akhirnya memastikan diri ikut ke Rusia. Sang megabintang menjadi pahlawan negaranya dengan mencetak hattrick saat Argentina melawat ke Ekuador. Kemenangan 1-3, memastikan Argentina lolos. 
     
    MARCA 

     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.