Kamis, 20 September 2018

Gagal ke Piala Dunia 2018, Media Italia: Kiamat

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi kiper Italia Gianluigi Buffon, saat bertanding melawan Swedia pada leg kedua play-off Piala Dunia 2018 di San Siro, Milan, 14 November 2017. Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018, kegagalan ini mengulang kejadian 1958. AFP PHOTO / Marco BERTORELLO

    Ekspresi kiper Italia Gianluigi Buffon, saat bertanding melawan Swedia pada leg kedua play-off Piala Dunia 2018 di San Siro, Milan, 14 November 2017. Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018, kegagalan ini mengulang kejadian 1958. AFP PHOTO / Marco BERTORELLO

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah media Italia pada Selasa menyoroti kegagalan skuad tim nasional sepak bola mereka lolos ke Piala Dunia 2018 setelah dihadang Swedia pada babak play-off. Italia absen dari pesta sepak bola sejagad itu untuk pertama kalinya dalam 60 tahun terakhir.

    "Italia, ini kiamat," demikian tajuk utama di situs olahraga harian Gazzetta dello Sport sesaat setelah pertandingan melawan Swedia berakhir imbang 0-0 pada Senin malam, 13 November 2017, waktu setempat. Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2018 karena dalam laga pertama pekan lalu kalah 1-0.

    Media olahraga terbesar di Italia itu mengkritik skuad Azzuri dinilai kurang berusaha untuk lolos dari hadangan Swedia. Media itu menuliskan, "Peluang yang terbuang, sedikit nasib buruk, tapi tanpa gol dalam 180 menit melawan Swedia, yang akan pergi ke Rusia."

    "Wasit menolak penalti, tapi lawan kami seharusnya mendapatkan dua (penalti)."

    Harian olahraga utama lain, Corriere dello Sport, menulis "Italia keluar dari Piala Dunia" dan menggarisbawahi betapa menyakitkannya negara itu hanya bertindak sebagai penonton Piala Dunia 2018 di Rusia pada Juni mendatang.

    "Dalam waktu beberapa bulan, kita hanya akan menonton Piala Dunia: untuk pertama kalinya dalam 60 tahun kita tidak akan berpartisipasi," tulis harian tersebut.

    "Itu adalah hal memalukan yang paling tidak bisa ditoleransi dalam sepak bola, noda yang tak bisa dihapuskan."

    "Semuanya berakhir. Kiamat, tragedi, malapetaka. Sebut apa pun yang Anda mau, tapi tolonglah, izinkan kami berbicara tentang sistem yang tak berjalan: sepak bola kita dalam situasi krisis serius meski seharusnya tidak inferior terhadap Swedia ataupun Swiss."

    Sebuah laman berita kiri-tengah, La Repubblica, menuliskan tajuk singkat, "Selamat Tinggal Rusia." Sedangkan harian lokal Torino, La Stampa menulis, "Petaka bagi Italia, kita tidak akan ke Piala Dunia."

    Timnas Italia memang tampak mengalami kemerosotan setelah ditinggal pelatih Antonio Conte. Italia harus melalui babak play-off Piala Dunia 2018 setelah kalah bersaing dengan Spanyol dalam kualifikasi grup.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.