Rabu, 12 Desember 2018

Piala Dunia: Honduras Tuduh Australia Memata-matai Pakai Drone

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Australia, Jackson Irvine, dan pemain Honduras, Henry Figueroa, dalam laga play-off Piala Dunia 2018, 11 November 2018. Reuters/Jorge Cabrera

    Pemain Australia, Jackson Irvine, dan pemain Honduras, Henry Figueroa, dalam laga play-off Piala Dunia 2018, 11 November 2018. Reuters/Jorge Cabrera

    TEMPO.CO, Jakarta - Honduras menuduh Australia memata-matai sesi latihannya menjelang pertandingan play-off Piala Dunia 2018. Honduras menuduh Australia menggunakan pesawat tak berawak (drone) yang terbang di atas Sydney Olympic Stadium pada Senin, 13 November 2017.

    Federasi Sepak Bola Honduras (FENAFUTH) mengunggah cuplikan video selama 18 detik yang memperlihatkan sebuah drone terbang saat sesi latihan timnas itu. Pihak Honduras menyatakan kejadian ini membuat ketidaknyamanan.

    “Australia memata-matai sesi latihan dengan pesawat tak berawak, yang menyebabkan ketidaknyamanan di antara tim Honduras dan delegasinya,”cuit FENAFUTH di Twitter.

    Juru bicara Federasi Sepak Bola Australia (FFA) mengatakan, “Kami tidak terlibat. Drone tersebut dioperasikan seorang ayah dan anak di taman terdekat stadion.”

    “Mereka seharusnya menunjukkan rasa hormat kepada kami. Kami menghormati mereka di Honduras, sehingga mereka harus menunjukkan rasa hormat kepada kami di sini,” ujar pelatih Honduras, Jorge Luis Pinto.

    Honduras akan menghadapi Australia di Sydney Olympic Stadium pada Rabu sore, 15 November 2017, dalam laga lanjutan play-off Piala Dunia 2018. Pada leg pertama di San Pedro Sula, Jumat lalu, Australia menahan imbang Honduras dengan skor 0-0.

    MIRROR | REUTERS | NAWIR ARSYAD AKBAR


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.