Timnas Indonesia U-23 Kalah Tipis dari Suriah U-23

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri (tengah) terjatuh saat dihadang pesepak bola Timnas Thailand U-19 Kritsada Nontharat (kiri) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, 8 Oktober 2017. Gol ketiga dicetak Saddil Ramdani, dua menit menjelang waktu normal berakhir. ANTARA

    Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri (tengah) terjatuh saat dihadang pesepak bola Timnas Thailand U-19 Kritsada Nontharat (kiri) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, 8 Oktober 2017. Gol ketiga dicetak Saddil Ramdani, dua menit menjelang waktu normal berakhir. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjuangan timnas Indonesia U-23 harus berakhir dengan kekalahan pada laga uji coba melawan Suriah U-23 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis, 16 November 2017. Pada babak pertama, kedua tim bermain imbang 2-2.

    Bermain dalam kondisi hujan deras, kedua tim tampak kesulitan mengontrol bola. Umpan-umpan yang tak sempurna kerap diperagakan kedua tim.

    Namun Suriah tampak lebih mampu mengendalikan permainan dengan keunggulan postur tubuh yang mereka miliki. Berkali-kali pergerakan pemain Suriah bahkan harus dilanggar oleh pemain timnas Indonesia U-23.

    Indonesia harus lebih dulu tertinggal lewat gol penyerang Suriah, Moumen Naji, pada menit ke-30. Naji memanfaatkan bola rebound yang terlepas dari tangkapan penjaga gawang Indonesia, Satria Tama. Skor 0-1 Indonesia tertinggal.

    Tim asuhan Luis Milla membalas lewat skema serangan balik enam menit berselang. Pergerakan Osvaldo Haay di sayap kanan mampu menerobos lini pertahanan Suriah sebelum melepaskan umpan kepada Septian David Maulana yang berada di kotak penalti. Tendangan kaki kanan Septian merobek jala gawang Suriah dan membuat kedudukan menjadi imbang 1-1.

    Indonesia kembali tertinggal pada menit ke-43. Naji kembali menjadi mimpi buruk Indonesia. Kali ini pemain bernomor punggung 7 itu melepaskan tendangan bebas yang gagal dibendung Satria Tama.

    Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan oleh timnas Indonesia U-23 kembali membuat kedudukan imbang. Kali ini lewat skema serangan di sayap kiri. Febri Haryadi berhasil menerobos pertahanan Suriah sebelum melepaskan umpan silang ke tengah kotak penalti. Umpan silang Febri diakhiri dengan sundulan oleh Osvaldo Haay dan membuat babak pertama berakhir dengan skor 2-2.

    Pada babak kedua, Suriah mampu menciptakan gol cepat. Baru delapan menit babak kedua berjalan, gawang Satria Tama kembali jebol. Kali ini sundulan Al Rahman Barakat yang membuat skuad Garuda Muda tertinggal 2-3.

    Tertinggal, Luis Milla pun melakukan penyegaran tenaga dengan menarik keluar Febri Hariyadi dengan Saddil Ramdani pada menit ke-63. Evan Dimas pun harus ditarik keluar dan digantikan M. Arfan yang melakukan debutnya di timnas Indonesia U-23 pada menit ke-67.

    Dua pergantian pemain sekaligus dilakukan oleh Milla pada 15 menit terakhir pertandingan. Egy Maulana Vikri masuk menggantikan Septian David Maulana, sedangkan Osvaldo Haay digantikan oleh Miftahul Hamdi.

    Meskipun demikian timnas Indonesia U-23 tak dapat menyamakan kedudukan hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan ditiupkan oleh wasit Ngu Duy Lan dari Vietnam, skor 2-3 menutup laga untuk kemenangan Suriah U-23.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.