3 Rahasia Ini Membuat Manchester City Kokoh di Puncak Klasemen

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Manchester City Sergio Aguero, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Leroy Sane   setelah mencetak gol ke gawang Arsenal melalui titik penalti pada pertandingan Liga Inggris di  Etihad Stadium, Manchester, 5 November 2017. Manchester City kalahkan Arsenal 3-1. REUTERS/Phil Noble

    Penyerang Manchester City Sergio Aguero, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Leroy Sane setelah mencetak gol ke gawang Arsenal melalui titik penalti pada pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, Manchester, 5 November 2017. Manchester City kalahkan Arsenal 3-1. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, JakartaManchester City tampil luar biasa di awal musim ini dengan belum terkalahkan dalam 17 laga di semua kompetisi. Mereka memuncaki klasemen Liga Inggris dan telah memastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

    Sukses Manchester City itu tak lepas dari peran Pep Guardiola sebagai manajer tim. Tak hanya soal racikan permainan, Guardiola juga memiliki trik-trik khusus untuk menyatukan pemainnya.

    Laman Daily Mail menyebutkan bahwa Guardiola berhasil membuat situasi kamar ganti Manchester City menjadi lebih harmonis. Tak ada lagi pengotakotakan pemain di kamar ganti dan semua terasa lebih menyatu.

    Sejak kehadirannya, Guardiola disebut membawa banyak hal baru ke Manchester City. Dia membuat situasi di klub itu lebih terasa seperti sebuah keluarga.

    Guardiola memulai hal tersebut dengan hal yang mungkin bisa dianggap remeh. Dia belajar mengetahui semua nama panggilan pemainnya. Bahkan, saat ini dia bahkan telah mengetahui hampir semua nama panggilan stafnya, mulai dari pembuat teh hingga kepala keuangan.

    "Untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, tak lagi tampak klik-klik di ruang ganti," ujar seorang di internal Manchester City kepada Daily Mail.

    "Ini adalah tim dengan rata-rata usia termuda yang pernah kami miliki dan mereka tampaknya bisa menyatu dengan sangat cepat," lanjutnya.

    Tak hanya di ruang ganti, Guardiola juga menerapkan kebiasaannya saat di Barcelona dan Bayern Munchen untuk menyatukan pemain. Kebiasaan itu adalah makan bersama.

    Para pemain Manchester City diharuskan hadir saat sarapan dan makan siang. Guardiola juga kerap membawa anak asuhnya untuk makan bersama di luar komplek latihan mereka untuk penyegaran.

    Tujuan utama Guardiola melakukan itu sebenarnya adalah agar para pemainnya mendapatkan asupan nutrisi yang sesuai. Efek mempererat kebersamaan adalah sebuah bonus yang tak ternilai harganya.

    Untuk hal ini, Guardiola bahkan mempersiapkan tim koki multinasional. Mereka berasal dari Spanyol, Inggris dan Prancis.

    Para koki itu memasak sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap pemain. Misalnya, Nicolas Otamendi dan Aguero akan diberikan makanan yang bebas gluten karena mereka harus menjalani diet bebas gula.

    Rekomendasi makanan itu didapatkan para koki dari tim kebugaran Manchester City. Tim ini terdiri dari 10 orang profesional dengan 2 diantarnya adalah dokter.

    Selain suasana di ruang ganti dan makanan, Guardiola juga disebut mampu membuat situasi latihan menjadi menyenangkan. Hal itu membuat banyak pemain lebih betah berada di komplek latihan dan bahkan mereka menghabiskan waktu tidur siang di ruangan yang telah disediakan.

    Ruang tidur di komplek latihan Manchester City itu disebut setara dengan kamar di hotel berbintang.

    Hal tersebut dilakukan Guardiola sejak hari pertama dia menjejakan kakinya di Manchester City. Kapten City, Vincent Kompany pun memuji konsistensi Guardiola.

    "Saya kira kekuatan Guardiola adalah karena dia sangat konsisten sejak hari pertama dia hadir di sini. Yang berubah adalah ide-idenya saat ini telah mampu tersampaikan dengan baik kepada para pemain. Dia pria yang sama seperti saat hari pertama dia datang," katanya.

    Manchester City akan mempertahankan gelar tak terkalahkannya pada akhir pekan mendatang dengan menantang Leicester City.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.