Arsenal vs Tottenham, Bukan Sekedar Derby London Utara

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Arsenal Alexandre Lacazette, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada pertandingan Liga Inggris di  Etihad Stadium, Manchester, 5 November 2017. REUTERS/Phil Noble

    Penyerang Arsenal Alexandre Lacazette, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Manchester City pada pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium, Manchester, 5 November 2017. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, JAKARTA - Arsenal akan menjamu Tottenham Hotspur di Stadion Emirates pada pekan ke-12 Liga Inggris, Sabtu, 18 November 2017.  Laga ini lebih dari sekedar derby London Utara. 

    Tiga poin yang diperebutkan sangat penting bagi kedua tim dna juga martabat kota London. Tiga klub asal kota itu pada musim ini dipecundangi oleh dua klub asal Manchester, Manchester United dan Manchester City yang berada di posisi pertama dan kedua Liga Inggris. 

    Skuad Lili Putih, julukan Tottenham, memiliki peluang besar untuk merebut posisi kedua dari tangan United. Syaratnya mereka harus menang atas Arsenal sementara United tak boleh menang pada laga lain melawan Newcastle United. 

    Namun Arsenal tentu tak akan rela membiarkan Tottenham membawa pulang 3 angka. Mereka juga membutuhkan poin penuh demi memperbaiki posisi. Di klasemen, Arsenal saat ini masih bertengger di posisi ke-6, terpaut 4 angka dari Tottenham.

    Tottenham punya modal yang cukup baik untuk menghadapi Arsenal. Sejak ditangani oleh Mauricio Pochettino pada 2014 lalu, mereka tak pernah kalah dalam enam laga terakhir di Liga Inggris melawan tetangganya tersebut. Dua kemenangan dan empat hasil seri menjadi catatan baik dari pria asal Argentina itu. 

    Namun Pochettino belum pernah sekali pun meraih kemenangan di Emirates Stadium. Dari 3 pertemuan terdahulu, kedua tim selalu berbagi angka sama 1-1. 

    Namun melihat kondisi saat ini, Tottenham patut diunggulkan. Performa Harry Kane yang cukup tajam di awal musim ini menjadi penyebabnya. Apalagi permainan Dele Alli di lini tengah juga semakin matang.

    Nama gelandang muda Kieran Tripper juga patut diwaspadai oleh Arsenal. Tripper saat ini tercatat sebagai salah satu pemain dengan assist terbanyak di Tottenham dengan 4 assit.

    Arsenal sebagai tuan rumah juga memiliki rekor cukup bagus. Gelar sebagai jago kandang patut disematkan kepada Aarom Ramsey cs. Dari 5 laga di kandang, Arsenal selalu meraih kemenangan.

    Namun dengan catatan, lawan yang mereka hadapi bukan merupakan tim elit Liga Inggris. Lawan terberat yang dijamu Arsenal di kandang musim ini hanyalah Leicester City yang merupakan juara Liga Inggris dua musim lalu. 

    Tentu Arsenal berharap pada ketajaman penyerang mereka, Alexandre Lacazette. Mantan penyerang Lyon tersebut, pada laga persahabatan antara Jerman vs Perancis, berhasil mencetak dua gol.

    Soal melawan Arsenal di Derby London Utara, Kane menyadari itu bukan perkara yang mudah. Meskipun, Tottenham memiliki catatan cukup baik melawan tim asuhan Arsene Wenger tersebut.

    "Kami sudah cukup bagus saat melawan mereka di kandang dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, andai kami ingin menjadi kandidat juara, ini merupakan pertandingan yang harus kami menangi saat menjalani laga tandang," katanya.

    Mantan penyerang Spurs, Darren Bent memuji bagaimana Mauricio Pochettino datang membangun fondasi yang bagus di Tottenham. Dia menganggap bahwa caranya membangun fondasi tersebut, sama seperti Arsene Wenger membangun Arsenal pada 1996.

    “Dia terlihat membangun fondasi yang baik seperti Wenger membangun Arsenal tahun 1996,”ujar Bent.

    “Dia memiliki pemain muda Inggris dengan banyak bakat. Dan saya pikir mereka akan kea rah yang benar.”

    Dalam Derby London Utara ini dipastikan akan menghadirkan permainan dengan tensi yang tinggi. Karena pada pertandingan ini, secara tidak langsung menyatakan siapa klub terbaik di London. bentrokan Arsenal versus Tottenham Hotspur. Laga ini akan berlangsung pukul 19.30 WIB.

    SKY SPORTS | NAWIR ARSYAD AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.