Mantan Pemain Manchester United Ini Jadi Pendeta

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker Manchester United Romelu Lukaku merayakan gol yang diciptakannya ke gawang West Ham United saat berlaga di ajang Liga Primer Inggris di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, 13 Agustus 2017. Laga ini berakhir dengan skor 4-0. AP Photo

    Striker Manchester United Romelu Lukaku merayakan gol yang diciptakannya ke gawang West Ham United saat berlaga di ajang Liga Primer Inggris di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, 13 Agustus 2017. Laga ini berakhir dengan skor 4-0. AP Photo

    TEMPO.CO, JAKARTA - Mantan pemain Manchester United, Philip Mulryne, mengungkapkan alasan ia berhenti bermain sepakbola dan lebih memilih menjadi pendeta.

    Dalam wawancara dengan The Times, Murlyne mengaku merasakan kehampaan di dunia sepak bola. Padahal rekan seangkatan David Beckham, Paul Scholes, dan generasi emas Manchester United lain tersebut terbilang mendapatkan pendapatan yang lumayan saat itu.

    “Saya tidak suka jebakan pada dunia sepakbola, uang, klub malam, dan wanita. Itu baik untuk sementara waktu, tapi saya merasa tidak puas. Gaya hidup tersebut menyenangkan, tapi tidak ada yang abadi,” ujarnya.

    Hal itu, kata dia, dirasakan sejak awal 2000-an. Saat itu, dia sempat kembali ke negaranya, Irlandia Utara, setelah berkelana di Inggris bersama Manchester hingga Norwich City.

    Dia sempat mendapatkan gaji 10 ribu pound sterling per pekan dan berkencan dengan model Nicole Chapman.

    "Saya kemudian mengambil keputusan radikal pada 2009 bahwa saya akan berhenti dari sepak bola dan kembali ke Irlandia. Selama satu tahun itu, saya menemukan panggilan yang sebenarnya dan keyakinan saya lagi,” ujarnya.

    MIRROR | NAWIR ARSYAD AKBAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.