Timnas Indonesia Vs Guyana Jadi Tribut untuk Choirul Huda

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesan belasungkawa kepada Choirul Huda ditampilkan saat jeda babak pertama pertandingan antara Persib Bandung menghadapi Madura United FC pada laga lanjutan GO-JEK Traveloka Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, 19 Oktober 2017. ANTARA

    Pesan belasungkawa kepada Choirul Huda ditampilkan saat jeda babak pertama pertandingan antara Persib Bandung menghadapi Madura United FC pada laga lanjutan GO-JEK Traveloka Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, 19 Oktober 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mendedikasikan laga Timnas Indonesia vs Guyana sebagai tribut untuk kiper Persela Lamongan yang meninggal di lapangan, Choirul Huda. Laga ini akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Sabtu, 25 November 2017. 
     
    "Tanggal 24 nanti kita akan jemput keluarga C. Huda dan dibawa ke Jakarta karena kita dedikasikan laga lawan Guyana nanti untuk tribute bagi Choirul Huda," ujar Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Dhestria, saat ditemui di Kantor Pusat PSSI, di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 20 November 2017. 
     
    Tisha mengatakan sebagian hasil dari penjualan tiket akan didonasikan kepada keluarga Huda. Selain dari penjualan tiket, PSSI juga akan melelang jersey timnas yang telah ditandatangani sejumlah pemain timnas.
     
    Jersey ini akan dilelang di website resmi PSSI mulai besok. Tisha mengatakan harga dibuka di Rp 1 juta. "Jadi ada dua donasi dari tiket dan jual jersey, tanggal 25 (November) ini kita pilih untuk menutup agenda ini," kata Tisha.
     
    Laga Indonesia kontra Guyana akan dilangsungkan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Lokasi ini berubah dari rencana awal yang akan digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Meski berlabel timnas senior, namun pelatih Timnas Luis Milla akan memasang skuad U-23 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Asian Games 2018. 
     
    Choirul Huda merupakan kiper sekaligus kapten Persela Lamongan. Pada 15 Oktober 2017 lalu, ia dinyatakan tewas setelah bertambrakan dengan sesama pemain Persela, saat laga Liga 1 Indonesia melawan Semen Padang. 
     
    Choirul Huda yang tak sadarkan diri di lapangan, kemudian langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun naas, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal tak lama kemudian. 
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.