Postecoglou Mundur Setelah Antar Australia ke Piala Dunia 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Australia, Robbie Kruse dan pemain Honduras, Johnny Palacios saat berebut bola dalam kualifikasi Piala Dunia 2018, di stadion ANZ, Sydney, Australia, 15 November 2017. REUTERS

    Aksi pemain Australia, Robbie Kruse dan pemain Honduras, Johnny Palacios saat berebut bola dalam kualifikasi Piala Dunia 2018, di stadion ANZ, Sydney, Australia, 15 November 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Ange Postecoglou mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Australia pada Rabu. Pengunduran diri itu dilakukan sepekan setelah memimpin "Socceroos" lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.

    "Setelah melakukan pemikiran mendalam dan perenungan jiwa, saya memutuskan bahwa perjalanan saya sebagai pelatih Socceroos telah berakhir," kata Postecoglou pada konferensi pers di Sydney Cricket Ground.

    Ia bersyukur mendapat kesempatan besar di timnas. "Seperti yang telah berkali-kali saya katakan, ini merupakan keistimewaan terbesar dalam hidup saya dan mungkin bukan akhir yang saya bayangkan ketika kami memulainya, namun di saat yang sama, saya tahu ini merupakan saat yang tepat bagi saya dan merupakan keputusan yang tepat," Postecoglou.

    Postecoglou, yang bertugas sejak 2013 membawa Australia ke Brasil pada 2014, pada bulan lalu berulang kali menepis rumor surat kabar yang mengatakan ia akan mengundurkan diri setelah playoff, baik menang atau kalah.

    Ketua Federasi sepak bola Australia (FFA), Steven Lowy, menyatakan menerima pengunduran diri Postecoglou dengan berat hati. "Seperti para suporter kami berharap ia bertahan dan memimpin tim di Piala Dunia. Ia sudah melakukan pekerjaan hebat. Kami berharap yang terbaik untuknya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.