Indra Sjafri Yakin Pemain Timnas U-19 Bisa Terima Kepergiannya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indra Sjafri saat memimpin latihan Timnas Indonesia U-19. (pssi.org)

    Indra Sjafri saat memimpin latihan Timnas Indonesia U-19. (pssi.org)

     
    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri dipastikan tak akan diperpanjang kontraknya oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Hal ini berarti skuad Garuda Muda akan dinahkodai oleh pelatih baru untuk menghadapi Piala Asia U-19 pada 2018 mendatang. 
     
    Meski akan meninggalkan skuad yang dibentuknya, namun Indra yakin para pemain bisa menerima kepergiannya. "Saya yakin mereka bukan pemain-pemain cengeng," ujar Indra, saat ditemui di Kantor Pusat PSSI, di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 21 November 2017. 
     
    Indra akan resmi melepas jabatannya pada akhir masa kontrak Desember 2017 ini. Ia mendapat tugas baru dari PSSI, yakni mengurus bidang football development. Hal ini berarti Indra akan lebih banyak menghabiskan waktunya menyaring dan mencari bibit muda Indonesia untuk kemudian dipanggil oleh Timnas. 
     
    Sejak melatih kembali Timnas U-19 pada pertengahan Januari 2017 lalu, Indra langsung mencari pemain untuk skuadnya. Egy Maulana Vikri cs terpilih dan kemudian mengikuti sejumlah kejuaraan internasional. Mulai dari Turnamen Toulon di Prancis hingga AFF U-18 di Myanmar. 
     
    Di ajang AFF U-18, Timnas tampil impresif namun hanya finis di posisi tiga. Pun halnya di ajang kualifikasi Piala Asia U-19 di Korea Selatan. Tampil bagus di dua laga awal kontra Brunei Darussalam dan Timor Leste, Indonesia harus kalah di dua laga akhir melawan Korea Selatan dan Malaysia. Nasib Indra pun kemudian dipertanyakan. 
     
    Menghadapi Piala Asia U-19 tahun depan, Egy Maulana Vikri cs dipastikan akan bermain di bawah komando kepelatihan anyar. Indra Sjafri pun memberi pesan terhadap para pemainnya. "Selamat berjuang," kata dia singkat. 
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.