Liga Champions: Juventus vs Barcelona, Penuntasan Balas Dendam?

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi penyerang Juventus Gonzalo Higuain, bersama Miralem Pjanic dan rekan setimnya setelah pemain Sampdoria mencetak gol pada pertandingan Liga Italia di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, 19 November 2017. Juventus kalah dari Sampdoria 3-2. REUTERS/Massimo Pinca

    Ekspresi penyerang Juventus Gonzalo Higuain, bersama Miralem Pjanic dan rekan setimnya setelah pemain Sampdoria mencetak gol pada pertandingan Liga Italia di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genoa, 19 November 2017. Juventus kalah dari Sampdoria 3-2. REUTERS/Massimo Pinca

    TEMPO.CO, Jakarta - Laga panas Liga Champions antara Juventus vs Barcelona akan tersaji di Juventus Stadium pada Kamis dini hari nanti. Aroma balas dendam tertuang pada laga ulangan perempat final Liga Champions musim lalu itu.

    Barcelona mengusung misi balas dendam karena musim lalu mereka disingkirkan oleh Juventus. Kekalahan 3-0 di Juventus Stadium gagal dibalaskan Lionel Messi cs pada laga kedua di Stadion Camp Nou dengan hanya bermain imbang 0-0.

    Barcelona berkesempatan untuk membalaskan dendamnya itu pada dini hari nanti. Mereka sebenarnya hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions.

    Namun, mereka berkesempatan memperkecil peluang Si Nyonya Tua, sebutan untuk Juventus, jika berhasil menang. Syaratnya, pada laga lain, Sporting Lisbon berhasil menang atas Olympiakos.

    Jika skenario itu berhasil, Juventus dan Sporting Lisbon akan sama-sama mengantongi 7 angka. Nasib mereka ke babak 16 besar pun akan ditentukan pada laga terakhir Desember mendatang.

    Meskipun hanya membutuhkan hasil seri, kemenangan menjadi hal yang diincar Pelatih Ernesto Valverde. Dia telah melakukan persiapan matang untuk bertandang ke Juventus Stadium. Termasuk dengan menonton secara berulang-ulang rekaman pertandingan pertama saat Barcelona menang 3-0 di Stadion Camp Nou.

    "Saya telah melihat video itu berkali-kali, itu membosankan, tetapi saya harus melihatnya karena kami bersiap untuk pertandingan besok," ujarnya.

    Barcelona tengah dalam kondisi yang sangat baik. Musim ini mereka belum terkalahkan dengan catatan 15 kemenangan dan 2 kali seri. Apalagi dalam laga terakhir Liga Spanyol mereka menang dengan skor 3-0 atas Leganes.

    Kabar baik lainnya adalah karena penyerang Luis Suarez kembali menemukan sentuhannya setelah menyumbangkan 2 gol pada laga akhir pekan lalu itu. Laga dini hari nanti bisa saja menjadi pembuka keran gol Suarez di Liga Champions musim ini. Sejauh ini, dari 4 laga, Suarez belum sekali pun mencetak gol di Liga Champions.

    Kondisi Barcelona itu berkebalikan dengan tim tuan rumah. Juventus musim ini tampak kehilangan tajinya baik di Liga Champions maupun di kompetisi domestik. Dari 17 laga yang telah berlangsung, skuad asuhan Massimilliano Allegri telah menderita 3 kekalahan.

    Di Liga Italia, dominasi Juventus pun seakan memudar karena kini hanya menduduki posisi ketiga klasemen di bawah Napoli dan Inter Milan. Pada laga akhir pekan lalu, Paulo Dybala cs bahkan harus bertekuk lutut dari Sampdoria dengan skor 3-2.

    Allegri menyadari bahwa timnya memiliki banyak masalah musim ini. Salah satu yang menjadi perhatian dia adalah lini pertahanan mereka yang tak sekuat musim lalu.

    "Kami kalah dua kali di Liga Italia dan saya menganalisis hasil paruh pertama ini. Kami harus memperbaiki pergerakan pertahanan kami karena kami kebobolan sangat banyak musim ini," katanya.

    Rapuhnya lini belakang Juventus bisa menjadi hal yang sangat krusial pada laga dini hari nanti. Jika Allegri tak bisa segera menemukan formula penangkalnya, bukan tak mungkin misi balas dengan Barcelona akan tunas pada dini hari nanti.

    UEFA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.