Ditahan Sevilla 3-3, Liverpool Diledek Legenda MU dan Netizen

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sevilla Guido Pizarro berhasil menjebol gawang Liverpool saat berlaga dalam kualifikasi Grup E Liga Champions di stadion Ramon Sanchez Pizjuan, di Sevilla, Spanyol, 21 November 2017. REUTERS

    Pemain Sevilla Guido Pizarro berhasil menjebol gawang Liverpool saat berlaga dalam kualifikasi Grup E Liga Champions di stadion Ramon Sanchez Pizjuan, di Sevilla, Spanyol, 21 November 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil seri 3-3 yang diraih Liverpool saat melawan Sevilla dalam laga lanjutan Grup E Liga Champions pada Rabu dinihari, 22 November 2017, WIB mengundang reaksi negatif buat klub itu. Maklum, tim asuhan Juergen Klopp itu sempat memimpin tiga gol dalam pertandingan tersebut.

    Hasil seri itu membuat langkah Liverpool ke Liga Champions tertunda. Tak hanya itu, performa The Reds pada laga itu mengundang banyak komentar negatif.

    Menurut legenda Manchester United (MU) yang kini menjadi komentator, Rio Ferdinand, para pemain Liverpool membuktikan tak tahu cara bertahan pada laga itu. Buktinya, tim itu gagal mempertahankan keunggulan tiga gol.

    "Apa yang mereka lakukan menjadi kesalahan pemain secara pribadi. Setiap gol seharusnya bisa dicegah," ucap Ferdinand. "Ini adalah saat yang penting sekarang. Beberapa hari menjelang akhir pekan adalah waktu untuk benar-benar menggembleng serta mengangkat mental pemain untuk mencoba dan melakukan beberapa hal positif."

    Berbagai tanggapan juga mengalir dari para warganet di media sosial Twitter. Salah seorang netizen beranggapan, pertandingan itu seperti pertandingan final Liga Champions 2005 di Istanbul, saat Liverpool mengejar ketinggalan 0-3 menjadi 3-3.

    "Laga di Istanbul yang terbalik. Bagaimana mungkin #LFC membiarkan ini terjadi?" tulis @arlowhite.

    "Pertandingan hebat di Sevilla. Namun Liverpool hanya menyesali kegagalan mempertahankan skor 3-0. Pemain terkecil di lapangan melakukan sundulan dan Liverpool harus kebobolan pada menit ke-93," tulis @markogden_.

    Mantan pemain Liverpool, John Arne Riise, juga berkicau lewat akun Twitter-nya, @JARiiseOfficial. "Saat naik pesawat, skor masih 0-3. Saat mendarat, skor jadi 3-3. Berapa lama penerbangan itu?"

    Netizen bernama David Cartlidge (@davidjaca) juga berkomentar, "5-5 dalam dua pertandingan Sevilla dan Liverpool. Benar-benar gila dan tak ada satu pun pertahanan baik terlihat dari kedua tim."

    Liverpool masih akan menjalani laga hidup-mati pada laga terakhir Grup E Liga Champions melawan Spartak Moscow di kandang sendiri, dua pekan mendatang. Jika menang pada pertandingan itu, Liverpool akan mencapai babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun terakhir.

    LIVERPOOL ECHO | DAILY MAIL | RAMADHAN L.Q.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?