Komisi Disiplin PSSI Putuskan Persib Kalah WO 3-0 dari Persija

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung berjalan keluar lapangan atau walkout pada pertandingan Liga I Gojek Traveloka melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, 3 November 2017. Pertandingan tersebut dihentikan pada menit 83 setelah Persib Bandung menolak untuk melanjutkan pertandingan. ANTARA

    Pemain Persib Bandung berjalan keluar lapangan atau walkout pada pertandingan Liga I Gojek Traveloka melawan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, 3 November 2017. Pertandingan tersebut dihentikan pada menit 83 setelah Persib Bandung menolak untuk melanjutkan pertandingan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan Persib Bandung melanggar kode disiplin pada laga kontra Persija Jakarta di Stadion Manahan Solo, Jumat, 3 November 2017 lalu. Persib pun dijatuhi hukuman kalah WO 3-0 atas Persija. 
     
    Keputusan ini tertuang dalam putusan Komdis nomor 123/L1/SK/KD-PSSI/XI/2017. "Jenis pelanggaran, tim menolak melanjutkan pertandingan," tulis putusan itu. 
     
    Keputusan tersebut dibuat pada 7 November lalu. Selain dijatuhi hukuman WO, Maung Bandung juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 200 juta. 
     
    Sebelumnya, Komdis juga telah memutus dua hukuman lain untuk Persib buntut dari pertandingan itu. Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mendapat hukuman 6 bulan larangan beraktivitas sepakbola di lingkungan PSSI dan bek Persib Bandung Vladimir Vujovic dilarang bermain selama 5 laga. 
     
    Umuh dinilai telah terbukti memanggil pemain Persib untuk menepi saat pertandingan berjalan. Sedangkan Vujovic dinilai telah melakukan protes berlebihan terhadap wasit Shaun Roberts Evans. 
     
    Dalam pengumuman hasil sidang Komdis yang didapat Tempo kemarin, Persib juga terkena hukuman di laga lain. Pada laga terakhir Liga 1 pada 12 November 2017 lalu kontra Perserui Serui, panitia pelaksana pertandingan Persib Bandung dinyatakan bersalah. 
     
    Pertandingan yang berakhir dengan kekalahan pertama Persib di kandang itu, memang berakhir ricuh. Sejumlah suporter masuk ke lapangan dan ada pula penyalaan sejumlah flare. 
     
    "Hukuman denda sebesar Rp 195 juta," tulis Komdis dalam putusannya. Selain karena adanya flare, Komdis juga menilai ada perusakan properti yang dilakukan oleh suporter Persib. 
     
    Tak hanya di tingkat pemain senior. Komdis juga menjatuhkan hukuman pada Bobotoh saat laga Final Liga U-19 antara Persib U-19 vs Peripura Jayapura U-19. Selain penyalaan flare, suporter juga dinilai telah melemparkan botol dan bangku stadion pasca pertandingan berakhir. Di laga itu, Persib takluk dari Persipura. 
     
    Atas dasar itu, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman bagi Persib Bandung U-19 berupa denda Rp 75 juta. 
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.