Sepatu Tak Nyaman dan Lukai Kaki, Marouane Fellaini Menggugat

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United, Marouane Fellaini tiba sebelum pertandingan Liga Primer Inggris melawan Middlesbrough di Stadion The Riverside, 19 Maret 2017. Reuters/Anthony Devlin

    Pemain Manchester United, Marouane Fellaini tiba sebelum pertandingan Liga Primer Inggris melawan Middlesbrough di Stadion The Riverside, 19 Maret 2017. Reuters/Anthony Devlin

    TEMPO.CO, Jakarta - Perusahaan alat olahraga, New Balance, menanggapi kasus sepatu milik gelandang Manchester United (MU) Marouane Fellaini. Mereka mengklaim mendapat pesan via WhatsApp setelah masalah itu teratasi dari sang pemain itu.

    Sebelumnya, Fellaini menggugat perusahaan asal Amerika Serikat tersebut. Ia menuntut New Balance sebesar 2,1 juta pound sterling atau sekitar Rp 37 miliar ke pengadilan Inggris.

    Fellaini dan tim perwakilannya mengambil langkah hukum itu setelah Fellaini menyebut bahwa ia menerima sepatu yang tidak sesuai sehingga membuatnya tidak nyaman dan melukai kakinya. Bahkan sepatu Fellaini sampai harus dipanaskan dan direnggangkan sebelum dipakai.

    Fellaini menandatangani kontrak empat tahun dengan perusahaan itu saat dia masih bersama Everton pada 2012. Ia memutus kesepakatan senilai 600 ribu pound sterling atau sekitar Rp 10 miliar setelah satu tahun berjalan atas kejadian tersebut.

    Sementara itu, pihak New Balance mengklaim Fellaini peranh menyatakan sepatu yang dihasilkan mereka bagus. Fellaini juga pernah mengatakan bahwa sepatu yang ia kenakan memiliki kualitas yang sempurna sampai meminta tambahan selusin lagi.

    Namun, Fellaini berulang kali mengkomunikasikan keluhannya itu kepada New Balance. Pihak New Balance telah menanggapi keluhan gelandang berusia 30 tahun itu melalui Ian Mill dengan mengganti sepatu pengganti.

    "Pemain telah mengirim pesan via WhatsApp kepada karyawan New Balance, tuan Mr Ben Robson, bahwa ia puas dengan sepatu penggantinya," katanya.

    THE SUN | RAMADHAN L.Q.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.