PSSI: Cristian Gonzales Bukan Asisten Pelatih Timnas U-19, tapi..

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi Pemain Arema FC Cristian Gonzales seusai mencetak angka ke gawang Pusamania Borneo FC pada laga final Piala Presiden 2017, di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 12 Maret 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Selebrasi Pemain Arema FC Cristian Gonzales seusai mencetak angka ke gawang Pusamania Borneo FC pada laga final Piala Presiden 2017, di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, 12 Maret 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyatakan pemain Arema FC Cristian Gonzales bukan asisten pelatih Timnas U-19, sekaligus mengklarifikasi kabar yang telah beredar di masyarakat.

    Menurut Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono di Jakarta, Jumat, keberadaan Cristian di timnas U-19 adalah sebagai pendamping, anutan, dan motivator bagi para pemain muda, khususnya yang berposisi penyerang.

    "Belum tepat disebut asisten pelatih karena untuk posisi itu harus ada standardisasi kepelatihan. Mesti punya sertifikat," ujar Joko.

    Oleh karena itulah, dia melanjutkan, PSSI akan membantu Cristian Gonzales untuk mendapatkan lisensi kepelatihan.

    PSSI sendiri sudah resmi menunjuk asisten pelatih tim nasional U-23 Bima Sakti untuk menjadi pelatih kepala timnas U-19 menggantikan Indra Sjafri.

    Bima akan mulai bekerja pada Januari 2018. Namun, PSSI menegaskan bahwa menjadi pelatih timnas U-19 tidak akan menggeser posisi Bima di timnas U-23.

    Sementara untuk asisten pelatih Bima Sakti di timnas U-19, Joko Driyono menyatakan masih akan mendiskusikannya dengan pelatih kepala timnas U-23 Luis Milla.

    "Selengkapnya masih akan digodok lagi bersama Milla karena beberapa perangkat U-23 juga akan menangani U-16 dan U-19. Beberapa staf di timnas U-23 juga akan membantu Bima Sakti di U-19," tutur Joko.

    PSSI saat ini memiliki kebijakan penerapan konsep kepelatihan berjenjang untuk kelompok usia muda pada kategori U-16, U-19 dan U-23. Hal ini akan diterapkan mulai Januari 2018, diawali dari timnas U-19 dan U-23.

    "Luis Milla akan menjadi pelatih kepala usia muda dan perpanjangan tangan konsep usia muda PSSI. Milla akan menjadi pelatih U-23, sedangkan asisten pelatih U-23 akan menjadi pelatih kepala U-19. Adapun asisten pelatih U-19, nantinya akan menjadi pelatih U-16," kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

    Sebelumnya, PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri, yang berakhir Desember 2017, dan menggeser pria asal Sumatera Barat itu ke wilayah pengembangan sepak bola.

    Sementara untuk Timnas U-16, saat ini masih dipimpin oleh pelatih Fakhri Husaini yang berhasil membawa anak-anak asuhnya ke putaran final Piala Asia U-16 tahun 2018 di Malaysia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.