Timnas Indonesia Tekuk Guyana 2-1, Luis Milla: Kami Layak Menang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bima Sakti dan Luis Milla.(twitter/@bima11sakti)

    Bima Sakti dan Luis Milla.(twitter/@bima11sakti)

    TEMPO.CO, Bekasi - Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla mengatakan timnya bermain lebih bagus dalam laga persahabatan kontra Guyana, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu, 25 November 2017. Laga bertajuk FIFA A Match itu berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Indonesia. 
     
    "Melihat permainan hari ini, saya pikir Indonesia layak menang," kata Milla usai pertandingan.
     
    Milla mengatakan di babak pertama tim asuhannya bermain kurang bagus. Bahkan timnas harus kebobolan terlebih dahulu lewat gol Shaquille Agard di menit 9. Fisik yang lebih besar membuat Guyana lebih dapat menahan serangan Indonesia yang dibangun dari tengah.
     
    Meski berhasil membalas satu gol lewat penalti Ilija Spasojevic, Milla langsung mengevaluasi timnya saat rehat babak pertama. 
     
    "Di babak kedua kami bermain lebih baik lagi. Kita berikan arahan daerah-daerah mana yang bisa diserang, yang bisa menyulitkan mereka," kata Milla. 
     
    Strategi ini terbukti ampuh. Spasojevic mencetak gol keduanya bagi Timnas pada menit ke 75. Berawal dari skema serangan sayap, Febri Haryadi memberikan assist bagi Spaso yang berdiri bebas di depan gawang Guyana. Skor 2-1 bertahan hingga akhir pertandingan. 
     
    Milla mengatakan di babak kedua, para pemain bermain lebih bebas. Memasuki 10 menit terakhir, bahkan para pemain ia nilai bisa bermain dengan bagus. Ia mengatakan skuad Garuda Muda bermain bagus secara tim dalam laga itu. 
     
    Sementara itu pelatih Guyana, Wayne Dover, juga memuji permainan ball possession ala Indonesia. Keuntungan fisik yang lebih besar dari para pemainnya, gagal dimanfaatkan secara maksimal. 
     
    "Indonesia bermain dengan penguasaan bola yang baik. Kami juga kadang bermain baik dan namun beberapa kali kami kehilangan bola," kata Dover.
     
    Kemenangan kontra Guyana ini menutup pekan Timnas yang diisi oleh tiga laga persahabatan. Di dua laga sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Indonesia senior ditaklukkan oleh Suriah U-23.
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.