Curahan Emosi Luis Milla Setelah Anaknya Jebol Gawang Real Madrid

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luis Milla Manzanarez, pemain Fuenlabrada yang juga putra pelatih Timnas Indonesia Luis Milla. (twitter/@luismillacoach)

    Luis Milla Manzanarez, pemain Fuenlabrada yang juga putra pelatih Timnas Indonesia Luis Milla. (twitter/@luismillacoach)

    TEMPO.CO, JakartaLuis Milla, pelatih tim nasional Indonesia, mengalami momen yang emosional, Rabu dinihari, 29 November 2017, WIB. Putranya, Luis Milla Manzanarez, berhasil menjebol gawang Real Madrid, tim yang juga pernah dia perkuat.

    Luis Milla junior mencetak satu gol saat Fuenlabrada, tim divisi 3, menahan Real Madrid dalam laga kedua babak 32 besar Copa del Rey di di Santiago Bernabeu.

    Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu mencetak golnya dengan indah. Pada menit ke-25, ia mendapat bola liar, lalu melakukan tembakan kencang dari luar kotak penalti yang gagal dibendung kiper Madrid, Keylor Navas.

    Pada laga itu, Real Madrid akhirnya mampu meraih hasil 2-2 dan lolos ke babak 16 besar dengan keunggulan agregat 4-2. Tapi kegagalan Fuenlabrada untuk lolos itu tak mengurangi sukacita Luis Milla melihat aksi anaknya. Sepanjang pertandingan itu, ia terus mencuitkan dan me-retweet kejadian yang melibatkan anaknya, termasuk saat mencetak gol.

    Setelah gol tercipta, Milla pun mencurahkan emosinya lewat cuitan.


    "Pertama, selamat kepada @CFuenlabradaSAD atas permainan luar biasa yang sudah kalian perlihatkan. Dan kamu @luis_milla21, selamat atas level yang sudah kamu perlihatkan. Pada akhirnya, sama seperti kehidupan, seluruh kerja keras bakal terbayar. Jangan pernah berhenti berkembang!"

    Luis Milla junior, 22 tahun, sudah bermain 20 pertandingan di semua kompetisi musim ini dan turut mencetak tiga gol.

    TWITTER | FOOTBALL ESPANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.