Persija Jakarta Dapatkan Pemain Pertama: Hanoman dari Perseru

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Persija, Gede Widiade, dan pemain baru klub itu, Septinus

    Direktur Persija, Gede Widiade, dan pemain baru klub itu, Septinus "Hanoman" Alua. (Twitter/@Persija_jkt)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta mendatangkan pemain baru untuk musim depan. Pemain itu adalah Septinus Alua atau yang akrab disapa Hanoman, mantan gelandang bertahan, Perseru Serui. "Ini merupakan rekrutan pertama kami," kata Direktur Persija, Gede Widiade, Rabu, 29 November 2017.

    Hanoman sudah melakukan tanda tangan kontrak dengan manajemen Persija untuk dua musim kedepan. Tanda tangan itu dilakukan di kantor Persija di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Selasa, 28 November 2017. "Suatu kehormatan bisa mendapatkan tanda tangan Septianus Alua," kata dia.

    Menurut Gede, dengan bergabungnya pemain asal Wamena, Papua, tersebut diharapkan bisa menambah kekuatan Macan Kemayoran-julukan Persija-pada musim depan. Apalagi, Persija digadang-gadang bermain di level Asia setelah finish di peringkat keempat Liga 1 musim 2017. "Hanoman adalah pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan," kata dia.

    Nama Hanoman melekat pada Alua setelah tak sengaja tertulis di kausnya saat di Perseru. Ia tadinya menulis nama keluarganya, Anoman, tapi salah cetak menjadi Hanoman. Nama itu kemudian dia pakai dan jadi ciri untuk darinya. 

    Menurut dia, Hanoman juga sudah menjalani pemeriksaan medis dengan hasil yang bagus. Sehingga Persija tidak ragu lagi untuk segera mengikat kontrak dikarenakan Hanoman juga dibidik oleh beberapa klub Liga 1. "Kami memberikan durasi kontrak selama dua tahun kepadanya," kata Gede.

    Ia mengatakan, putusan Persija Jakarta mengontrak Hanoman bukan tanpa alasan. Pemain berusia 28 tahun tersebut mempunyai skil dan stamina yang cukup tinggi di lapangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.