Persija Jakarta Lepas Ryuji Utomo ke Klub Thailand

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ryuji Utomo. (instagram/@Ryuji Utomo)

    Ryuji Utomo. (instagram/@Ryuji Utomo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta melepas pemain mudanya, Ryuji Utomo, ke klub kasta dua Liga Thailand, PPT Rayong. Keputusan itu diambil agar pemain yang berposisi sebagai bek tersebut mempunyai jam terbang lebih banyak dibanding di Macan Kemayoran.

    Direktur Persija Gede Widiade mengatakan klub asal Thailand tersebut sangat serius meminang pemain asli Jakarta ini. Bahkan mengiming-iming gaji lebih besar dibanding di Persija. "Kami melepasnya demi masa depannya," kata Gede, Senin, 4 Desember 2017.

    Dua pekan sebelumnya, Ryuji bersama dengan agennya menemui Gede. Ryuji menanyakan kejelasan statusnya di Persija. Sebab, kata dia, ada klub Thailand yang serius meminangnya. Gede menegaskan akan mempertahankan. "Tapi untuk mendapatkan menit bermain tergantung pelatih," ucapnya.

    Berdasarkan catatan Tempo, pada musim 2017 Liga 1, Ryuji memang jarang menjadi starter di bawah pelatih Stefano Cugurra Teco. Posisinya masih kalah dengan Gunawan Dwi Cahyo di barisan pertahanan. Tapi, menurut Gede, Ryuji merupakan pemain potensial masa depan, yang bisa menjadi aset Persija.

    "Dia ingin merasakan pengalaman bermain di luar Indonesia, serta ingin membantu pengobatan orang tuanya," tuturnya. Alasan itu yang membuat Persija melepas Ryuji melanjutkan kariernya ke Thailand. Bahkan Gede sempat menjamin statusnya di Persija jika gagal tes di Thailand, tapi rupanya pemain tersebut lolos.

    Sementara itu, Persija juga memperpanjang kontrak Gunawan Dwi Cahyo dan Daryono selama dua tahun. Keduanya merupakan pemain lama yang memperpanjang kontrak pertama di klub Ibu Kota tersebut. "Mereka sangat pantas dipertahankan, bisa sukses membawa Persija ke depan," kata Gede.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.