Selasa, 20 November 2018

Liga Champions: Dominasi Madrid dan Barcelona Runtuh? Ini Datanya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi gelandang Manchester City Leroy Sane, setelah pemain Shakhtar Donetsk Bernard, mencetak gol pada pertandingan Liga Champions Grup E di stadion Metalist, Kharkiv, Ukraina, 7 Desember 2017. Action Images via Reuters/Andrew Couldridge

    Ekspresi gelandang Manchester City Leroy Sane, setelah pemain Shakhtar Donetsk Bernard, mencetak gol pada pertandingan Liga Champions Grup E di stadion Metalist, Kharkiv, Ukraina, 7 Desember 2017. Action Images via Reuters/Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, Jakarta - Dominasi Real Madrid dan Barcelona di Liga Champions tampaknya mulai terusik musim ini. Sejumlah data statistik menunjukkan bahwa tim-tim Liga Inggris plus Paris Saint-Germain mulai mengganggu kejayaan dua tim asal Spanyol itu.

    Misalnya dalam hal persentase umpan sukses. Barcelona, yang biasanya tampil sebagai tim dengan umpan sukses tertinggi, mulai disamai Manchester City dan PSG. Ketiga tim itu memiliki umpan sukses hingga 90 persen.

    Manchester City bahkan memiliki jumlah umpan sukses lebih banyak daripada Barcelona. Skuad asuhan Pep Guardiola mampu melakukan 3.996 umpan sukses dari 4.434 percobaan. Bandingkan dengan 3.995 umpan sukses dari 4.441 percobaan yang dilakukan Barcelona.

    Real Madrid berada di posisi keempat dengan persentase mencapai 89 persen.

    Soal gol pun demikian. Bukan Barcelona atau Real Madrid yang muncul sebagai tim dengan jumlah gol terbanyak di fase grup Liga Champions musim ini. Posisi dua teratas ditempati PSG dan Liverpool, masing-masing 25 dan 23 gol.

    Real Madrid memang mampu menjadi tim yang paling banyak melakukan tembakan selama fase grup musim ini dengan 121 tembakan dalam 6 laga. Namun, untuk jumlah tembakan yang mengarah tepat ke gawang, Real Madrid harus mengakui keunggulan Liverpool dengan 54 berbanding 53. Liverpool sendiri mencatatkan diri sebagai tim kedua yang paling sering membahayakan gawang lawan dengan 118 percobaan tembakan.

    Ihwal penguasaan bola, Barcelona memang harus diakui sebagai rajanya. Mereka memiliki penguasaan bola rata-rata tiap pertandingan mencapai 63 persen, unggul atas Manchester City dan Sevilla yang memiliki penguasaan bola rata-rata 60 persen.

    Yang mengejutkan, Barcelona ternyata tampil sebagai tim dengan pertahanan terbaik pada fase grup kali ini. Mereka hanya kebobolan satu gol dalam enam laga. Posisi kedua ditempati Manchester United dengan tiga gol, lalu PSG, Atletico Madrid, dan Tottenham Hotspur dengan empat gol.

    Dari sisi individual, Ronaldo tak diragukan lagi dalam hal mencetak gol. Dia memimpin daftar pencetak gol terbanyak di fase grup dengan 9 gol. Duo PSG, Neymar dan Edinson Cavani, serta Harry Kane dari Tottenham Hotspur dan Roberto Firmino dari Liverpool, menguntitnya dengan raihan 6 gol.

    Soal assist, tak ada satu pun pemain Real Madrid dan Barcelona yang masuk ke peringkat 10 besar. Penyumbang assist terbanyak hingga saat ini adalah pemain Liverpool, James Milner, dengan 5 assist. Neymar berada di posisi kedua dengan 4 assist dan Roberto Firmino di posisi ketiga dengan 3 assist.

    Jika melihat data statistik tersebut, bukan tak mungkin Liga Champions musim ini akan melahirkan juara baru selain Real Madrid dan Barcelona, yang telah mendominasi sejak empat tahun lalu.

    UEFA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.