Manajemen Persib Bandung Bicara Soal Sponsor dan Peluncuran Tim

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Persib Bandung dengan seragam kandang warna biru. (persib.co.id)

    Tim Persib Bandung dengan seragam kandang warna biru. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Teddy Tjahyono mengatakan pihaknya terus memaksimalkan pemasukan dari sponsor untuk Persib dalam kompetisi musim depan. "Sponsor, sudah ada beberapa sponsor kontraknya jangka panjang. Ada yang kontraknya habis, ya, kita lagi bicara buat perpanjangan," ujarnya di Bandung, Ahad, 10 Desember 2017.

    Teddy masih enggan menyebutkan brand yang mensponsori skuad kebanggaan warga Jawa Barat itu. "Enggak bisa disebutin, nanti saja kalau sudah jadi pas saat launching. Pokoknya yang udah ada, ya, nanti saat launching," ucapnya.

    Rencananya, kata dia, skuad berjulukan Maung Bandung itu akan melakukan launching pemain tak jauh dari pembukaan Liga 1 2018. "Kalau rencana Liga 1 akhir Februari, mudah-mudahan dua minggu sebelumnya kita sudah bisa launching," katanya.

    Saat ini, ada 14 perusahaan yang mensponsori Maung Bandung. Untuk lama kontrak sponsor tiap perusahaan tentu berbeda-beda. Ada kontrak jangka panjang dan ada pula yang lama kontraknya per musim saja.

    Perusahaan yang mensponsori Persib pada musim kemarin adalah Indofood, Datsun, Im3 Ooredoo, Kopi ABC, asuransi FWD, Go-Jek, Sportama, Permata Bank Syariah, Corsa, Achilles Radial, Indaco, Panther, dan ISMC.

    Soal jersey yang akan digunakan Persib pada musim depan, Teddy mengatakan tidak akan banyak mengalami perubahan desain. "Apparel masih sama dengan musim ini. Desain lebih seperti apa, maknanya gimana, maknanya sulit ngomongnya, ya. Intinya lebih ke sederhana," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.