Sriwijaya FC Rekrut Pemain Terbaik Asia Asal Tajikistan, Jalilov

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Sriwijaya FC saat berlatih di Palembang. Tempo/Parliza Hendrawan

    Tim Sriwijaya FC saat berlatih di Palembang. Tempo/Parliza Hendrawan

    TEMPO.CO, JakartaSriwijaya FC berhasil mendatangkan pemain terbaik Asia (AFC Most Valuable Palyer) 2017 asal Tajikistan, Manuchehr Jalilov. Penyerang berusia 27 tahun itu direkrut sebagai salah satu amunisi untuk mengarungi musim kompetisi Liga 1 tahun 2018.

    Pemain yang menjadi topskorer Liga Tajikstan dalam tiga musim berturut-turut ini tiba di Palembang didampingi istrinya Muhabbat Gulova dan agennya dr Ratna Mustika.

    Dalam wawancara singkat dengan didampingi agennya sebagai penerjemah di Swarna Dwipa Residence, ia mengatakan tertarik bermain di Sriwijaya FC karena tim ini memiliki ambisi untuk juara dan sekaligus pernah memiliki sejarah sebagai juara di Indonesia.

    Selain itu, pemain yang lancar berbahasa Rusia ini mengatakan salah satu dorongannya yakni karena ingin mewujudkan keinginan istri tercinta Muhabbat Gulova untuk traveling keliling dunia.

    Jalilov dan Mahabbat disebutkan baru menikah dua bulan lalu dan saat ini Mahabbat sedang mengandung dengan usia janin satu bulan. "Saya senang dia mau ikut, karena jika istri ikut saya juga bisa fokus sebagai pemain bola," kata Jalilov.

    Bersama Sriwijaya FC, pemain berusia 27 tahun ini berharap bisa meraih sukses yang sama menjadi topskorer Liga Indonesia dan sekaligus membawa Sriwijaya FC juara pada musim ini.

    Terkait kontrak kerjanya, Jalilov enggan bicara terbuka. Tapi dia tidak membantah bahwa nilai kontraknya bersama Sriwijaya FC lebih besar dari klub sebelumnya yakni Istiklol.

    Sementara itu, Sekretaris Tim Sriwijaya FC Achmad Haris mengatakan, Manuchehr dijadwalkan melakukan tes kesehatan, Selasa (12 Desember) pagi untuk memastikan kesiapan fisiknya memperkuat klub sepanjang musim. "Pada prinsipnya sudah deal, jika sudah didukung oleh tes kesehatan maka akan langsung tanda tangan kontrak. Sriwijaya FC kontrak satu musim dulu, nanti kami lihat perkembangan selanjutnya," kata dia.

    Sebelumnya, Sriwijaya FC mendatangkan dua pemain asing asal Mali, Makan Konate (gelandang) dan Mohammadou Ndiaye (pemain belakang). Pada mendatang, tim asal Sumsel ini mengusung target tinggi yakni masuk posisi tiga besar Liga 1 bersama pelatih Rahmad Darmawan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.