Sabtu, 24 Februari 2018

Liga Champions: Chelsea Hadapi Barcelona, Conte Minta 120 Persen

Reporter:

Terjemahan

Editor:

Nurdin Saleh

Selasa, 12 Desember 2017 08:17 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Liga Champions: Chelsea Hadapi Barcelona, Conte Minta 120 Persen

    Gelandang Chelsea Eden Hazard, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Newcastle United pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 2 Desember 2017. Chelsea kalahkan Newcastle United 3-1. REUTERS/David Klein

    TEMPO.CO, Jakarta - Undian babak 16 besar Liga Champions mempertemukan Chelsea dengan Barcelona. Pelatih Chelsea memilih tetap positif menghadapi klub raksasa asal Spanyol itu.

    "Reaksi kami harus positif," kata Conte. "Saat ada di tahap ini, Anda harus siap menghadapi setiap tim. Dalam hal ini, kami harus siap menghadapi Barcelona."

    Laga Chelsea vs Barcelona menjadi satu dari tiga pertandingan besar yang tercipta dalam undian yang dilakukan di Swiss, Senin malam, 11 Desember 2017. Dua laga lain adalah Real Madrid melawan Paris Saint-Germain serta Tottenham Hotspur vs Juventus.

    Conte menyatakan timnya harus tampil habis-habisan saat melawan Barcelona. "Ketika Anda menghadapi tim seperti Barcelona, Anda harus mencurahkan 120 persen di kandang dan laga tandang jika ingin maju ke babak berikutnya," ucap pelatih asal Italia itu.

    Ia menilai undian menjadi tantangan menarik bagi para pemainnya. "Saya pikir jenis permainan ini adalah kesempatan bagus bagi setiap pemain untuk menunjukkan nilai yang benar. Setiap pemain harus bermain dengan cara yang tepat," ujar Conte.

    Menjelang leg pertama melawan Barca pada 20 Februari 2018, Conte berfokus memastikan bisa meraih hasil bagus di liga domestik. Sebagai juara bertahan, Chelsea saat ini hanya menempati posisi ketiga klasemen. Tim itu akan menghadapi Huddersfield Town dalam laga lanjutan Liga Inggris, Rabu dinihari, 13 Desember 2017.

    REUTERS | SOCCERWAY


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.