Sriwijaya FC Akan Uji Coba Lawan Klub Malaysia

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Sriwijaya FC saat berlatih di Palembang. Tempo/Parliza Hendrawan

    Tim Sriwijaya FC saat berlatih di Palembang. Tempo/Parliza Hendrawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Sriwijaya FC mengagendakan uji coba dengan klub asal Malaysia, sesuai dengan harapan pelatih Rahmad Darmawan.

    Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat di Palembang, Kamis, 14 Desember 2017, mengatakan uji coba ini mutlak harus dilakukan untuk mematangkan kesiapan tim sebelum mengarungi kompetisi Liga 1/2018, yang diperkirakan akan bergulir mulai Februari.

    "Memang ada rencana dari pelatih untuk uji coba dengan tim asal Malaysia, karena dia punya banyak teman di sana. Bagi Sriwijaya, itu tidak jadi masalah. Jika memang bisa, akan diusahakan," ucap Ucok.

    Ia berujar, manajemen klub tidak mempermasalahkan jika harus memboyong tim ke Malaysia untuk laga uji coba tersebut. Yang terpenting, tim lawan harus memiliki kasta lebih tinggi daripada Sriwijaya FC.

    "Minimal dengan tim Liga 1-nya juga. Malah, jika ada, liga di atasnya," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Sumatera Selatan ini.

    Sriwijaya FC menjadi klub yang paling sibuk dalam masa persiapan Liga 1 musim depan. Klub itu lebih awal menggelar latihan perdana, yakni pada 4 Desember lalu. Tim ini juga mendatangkan sejumlah pemain bintang, di antaranya pemain terbaik AFC 2017, Manuchehr Jalilov, serta duo Mali, yakni Makan Konate dan Mahamadou Ndiaye. Yang tak kalah penting, Sriwijaya telah menggaet pelatih Rahmad Darmawan.

    Terkait dengan uji coba, Rahmad menuturkan pembentukan tim sudah masuk dalam agendanya. Sriwijaya FC tertarik mengikuti Piala Presiden, asalkan turnamen pramusim itu digelar pada akhir Januari. "Jika tidak memungkinkan, artinya kami harus ada pilihan lain," kata Rahmad Darmawan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.