Disoal PSSI, Bagaimana Kontrak Evan Dimas dan Ilham di Selangor?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas U-22 Indonesia Evan Dimas (tengah) dan rekan satu tim melakukan selebrasi setelah berhasil membobol gawang Timnas Myanmar pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Kuala Lumpur, Malaysia, 29 Agustus 2017. Timnas meraih kemenangan setelah sempat tertinggal di babak pertama. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Pesepak bola Timnas U-22 Indonesia Evan Dimas (tengah) dan rekan satu tim melakukan selebrasi setelah berhasil membobol gawang Timnas Myanmar pada laga perebutan medali perunggu sepak bola SEA Games XXIX di Kuala Lumpur, Malaysia, 29 Agustus 2017. Timnas meraih kemenangan setelah sempat tertinggal di babak pertama. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Apa kabar kepindahan dua pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn, ke klub Malaysia, Selangor FA, setelah dipersoalkan PSSI? Apakah Kontrak mereka dibatalkan?

    Ternyata tidak. Agen pemain yang mengurus Evan dan Ilham, Muly Munial, menyatakan polemik ini tak sampai mendorong terminasi kontrak Evan dan Ilham di Selangor. Keduanya akan tetap memenuhi kontrak yang berlaku sejak Desember 2017 hingga November 2018 itu. "Ini kan juga bukan soal duit saja bagi anak-anak. Tapi ini juga kesempatan bagi mereka untuk keluar dan mencari pengalaman baru," ujar Muly. 

     
    Sebelumnya kepindahan kedua pemain Timnas U-23 itu dipersoalkan Ketua Umum PSSI, Letjen TNI Edy Rahmayadi. Kepindahan kedua pemain itu dinilainya sebagai tindakan tak patriotik dan hanya dilatari keinginan mengejar uang. Ia khawatir keduanya sulit memenuhi panggilan Timnas yang tengah bersiap menghadapi Asian Games 2018.
     
    Muly mengatakan, setelah muncul polemik itu, pihaknya berencana akan kembali bertemu dengan Selangor FA. "Yang dikhawatirkan PSSI kan dengan anak-anak ini main di luar mereka gak bisa bermain dengan timnas. Kan di aturan FIFA itu bahwa anak-anak ini dilepas ke timnas untuk FIFA Matchday saja," kata Muly saat dihubungi Tempo, Kamis, 21 Desember 2017. 
     
    Yang jadi masalah, jadwal latihan timnas di tahun depan akan sangat padat. Pasalnya, akan banyak persiapan menjelang Asian Games dan latihan yang di luar jadwal FIFA matchday.
     
    Muly menilai kekhawatiran itu yang jadi dasar pernyataan Edy yang kemudian menjadi polemik. Karena itu, Muly berencana menemui kembali pihak Selangor FA untuk menegosiasikan kembali masalah Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn tersebut. "Saya dan para pemain nanti di Selangor kami usahakan, Mudah-mudahan semaksimal mungkin. Ada beberapa latihan yang mungkin nanti Selangor bisa lepas di luar jadwal FIFA," kata dia. 
     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.