Aguero Tidak Bahagia di Manchester City, Real Madrid Tertarik

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City, Sergio Aguero merayakan golnya ke gawang Sunderland, dalam pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion Light, Sunderland, 5 Maret 2017. City menang 2-0. Owen Humphreys/PA Wire

    Pemain Manchester City, Sergio Aguero merayakan golnya ke gawang Sunderland, dalam pertandingan Liga Premier Inggris di Stadion Light, Sunderland, 5 Maret 2017. City menang 2-0. Owen Humphreys/PA Wire

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Manchester City Sergio Aguero dikabarkan tidak bahagia di bawah asuhan Pep Guardiola. Meski berhasil mencetak 13 gol pada musim ini, Guardiola lebih memilih Gabriel Jesus sebagai penyerang utama.

    Kondisi ini disebut-sebut dilihat Real Madrid sebagai peluang. Klub Spanyol itu kini sedang membutuhkan penyerang karena performa Karim Benzema pada musim ini tidak memuaskan. Sebelumnya, Real Madrid ingin mendatangkan Harry Kane atau Mauro Icardi pada bursa transfer Januari, tapi gagal. 

    Menurut laporan Metro, Real Madrid siap mendatangkan Aguero ke Santiago Bernabeu. Los Blancos kabarnya sedang mempersiapkan penawaran awal sebesar 62 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,13 Triliun,

    Kabar ketidakbahagiaan Aguero muncul ketika ia tidak dimainkan saat derbi Manchester City  melawan Manchester United. Aguero kembali menunjukkan kekesalannya ketika Guardiola menggantikannya di awal babak kedua melawan Tottenham Hotspur. Terlihat ia membanting kaus tangannya ke tanah saat digantikan.

    Aguero kembali tidak menjadi pilihan Guardiola saat menghadapi Leicester City dalam ajang Piala Liga (EFL Cup). Hal tersebut semakin membulatkan tekadnya pergi dari Manchester City.

    METRO | NAWIR ARSYAD AKBAR

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?