Ditahan Leicester, Mourinho Sebut Pemain MU Kekanak-kanakan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United, Jose Mourinho. Reuters/Jason Cairnduff

    Pelatih Manchester United, Jose Mourinho. Reuters/Jason Cairnduff

    TEMPO.CO, Jakarta - Jose Mourinho menyebut pemain Manchester United (MU) "kekanak-kanakan" setelah timnya ditahan imbang Leicester dengan skor 2-2 pada pertandingan Liga Inggris pekan ke-19, Sabtu waktu setempat.

    Manchester United sempat tertinggal saat Jamie Vardy mencetak gol pembuka untuk Leicester, kemudian membalikkan kedudukan berkat dua gol Juan Mata.

    Manchester United melewatkan peluang demi peluang hingga Leicester, yang hanya mengandalkan sepuluh pemain setelah Daniel Amartey mendapat kartu merah, menyamakan kedudukan 2-2 berkat gol Harry Maguire.

    Ketika ditanya mengapa timnya tidak bisa merebut tiga poin dari pertandingan itu, Mourinho menjawab, "Saya tidak tahu."

    "Kami tidak menang karena kami melewatkan peluang-peluang luar biasa...," katanya sambil menambahkan bahwa timnya kemudian melakukan kesalahan bertahan besar pada detik akhir paruh kedua pertandingan.

    "Kami dihukum atas kesalahan kami, apalagi yang bisa saya katakan? Ini pertandingan yang mudah untuk dimenangi, tapi ketika kau melewatkan peluang-peluang besar di depan gawang dan tidak hanya itu, juga kekanak-kanakan saat kehilangan bola kemudian dihukum pada akhir laga," kata pelatih asal Portugal itu.

    "Kekanak-kanakan di kotak penalti lawan dan kekanak-kanakan di kotak penalti sendiri, dan itu kesalahan plus kesalahan dan kami kehilangan dua poin dalam pertandingan yang mudah dimenangi," kata Mourinho sebagaimana dikutip Skysports.

    Ini merupakan pekan yang buruk bagi Manchester United karena mereka tertinggal 13 poin dari pemimpin klasemen, Manchester City. Hasil imbang ini pun didapatkan United setelah disingkirkan Bristol City pada ajang Piala Liga.

    Kendati demikian, Mourinho menyatakan masih merasa bahagia. "Saya merasa hebat," kata pelatih MU ini. "Serius. Ada satu hal yang membuat saya marah sebagai manajer dan ada hal lain untuk merasa hebat sebagai seorang pria. Saya merasa hebat, saya bekerja keras."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.