Manchester City Vs Arsenal 'The Invincibles', Mana Lebih Hebat?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City Claudio Bravo berselbrasi dnegan Tosin Adarabioyo dan Bernardo Silva setelah memenangkan adu penalti dalam pertandingan melawan Leicester City di King Power Stadium, 19 Desember 2017. Action Images via Reuters / Carl Recine

    Pemain Manchester City Claudio Bravo berselbrasi dnegan Tosin Adarabioyo dan Bernardo Silva setelah memenangkan adu penalti dalam pertandingan melawan Leicester City di King Power Stadium, 19 Desember 2017. Action Images via Reuters / Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City akan menyongsong pertandingan Liga Inggris boxing day, melawan Newcastle pada Kamis dinihari, dengan posisi sebagai juara paruh musim. Mereka tak terkalahkan dalam 19 pertandingan dan kini unggul 13 poin dari Manchester United di posisi kedua.

    Di era Liga Primer, kehebatan City hanya bisa disamai oleh Arsenal yang terkalahkan sepanjang musim 2003/2004. Pada musim itu Arsenal mendapat julukan The Invincibles.

    Lalu bagaimana perbandingan kedua tim tersebut? Berikut tiga aspek di antaranya:

    1. Keunggulan Poin

    Arsenal saat itu meraih 45 poin dan hanya berada di posisi kedua pada awal Januari. Mereka tertinggal satu poin dari Manchester United. Bila dibandingkan, The Gunners akan terpaut terpaut 10 poin dari Manchester City saat ini.

    Meski tak terkalahkan, Arsenal saat itu 6 kali ditahan lawannya dalam 19 laga. Sedangkan Manchester City hanya sekali meraih hasil seri. Karena itu The Citizens mampu menorehkan selisih poin tertinggi sepanjang sejarah Liga Inggris pada periode Natal. Mereka juga memegang rekor 17 kali menang beruntun.

    Kemenangan terbesar Arsenal pada musim 2003-2004 adalah 4-0, atas Middlesbrough. Sedangkan Man City sudah meraih hasil dengan skor serupa atau melebihinya dalam 6 kesempatan.

    2. Jumlah gol

    Manchester City sudah mencetak 60 gol dalam 19 laga. Mereka mengumpulkan 25 gol lebih banyak dari Arsenal pada musim 2003/04. Selisih gol City juga sangat mencolok, 48, dibandingkan Arsenal yang hanya 23.

    Secara individual Raheem Sterling dan Sergio Aguero menjadi yang tertajam di Man City, masing-masing dengan 12 gol. Arsenal kalah itu memiliki Thierry Henry yang juga mampu mencetak 12 gol dalam 19 laga. Bedanya, penyerang Prancis itu menanggung beban untuk mencetak gol sendirian, sedangkan City yang kini memiliki begitu banyak pemain dengan kemampuan mencetak gol.

    3. Momen nyaris Kalah

    Meski tak terkalahkan kedua tim pernah tertinggal lebih dahulu. Dalam aspek ini Arsenal punya catatan lebih baik. Setelah lebih dahulu dibobol lawan, Arsenal mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-69, saat mengalahkan Tottenham 2-1.

    Manchester City sementara itu harus menunggu hingga menit ke-82 untuk menyamakan kedudukan, saat mereka ditahan Everton 1-1.

    PREMIER LEAGUE | SOCCERWAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.